Waspadai gelombang tinggi perairan Aceh

0
172

Waspadai gelombang tinggi perairan Aceh

id
bmkg, perairan aceh, gelombang tinggi

Pewarta: Muhammad Said

Waspadai gelombang tinggi perairan AcehLogo BMKG (ANTARA News)

Banda Aceh (ANTARA Aceh) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat merilis, supaya pengguna perairan mewaspadai gelombang tinggi di sepanjang wilayah Aceh.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Blang Bintang, Zakaria di Banda Aceh, Selasa, mengaku, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini akan gelombang tinggi bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut.
"Prakiraan kita, gelombang laut setinggi lebih dari tiga hingga 3,5 meter dapat terjadi di perairan Banda Aceh-Sabang, dan Selat Malaka bagian Utara di daerah pesisir Timur di Aceh" tegasnya.
Ia jelaskan, secara umum kedua wilayah perairan itu, angin bertiup dari Barat Daya berkisar dua sampai 15 knots atau 3,7 hingga 27,78 kilometer per jam dengan kondisi cuaca berawan.
Lalu wilayah perairan Barat-Selatan Aceh dilanda gelombang setinggi satu hingga 2,5 meter, dan angin bertiup dari Barat Daya dan Barat Laut memiliki kecepatan dua sampai 15 knots.
Stasiun Meteorologi ini juga memperkirakan perairan Samudera Hindia Barat Aceh dilanda tinggi gelombang satu sampai 2,5 meter, dan Utara-Timur Aceh antara 0,5 hingga dua meter.
"Ini berlaku untuk hari ini, hingga tiga hari ke depan sepanjang hari," ucap Zakaria.
Seperti dilaporkan, pekan lalu atau tepatnya pada Jumat, (15/9), satu unit kapal motor yang mengangkut gas elpiji subsidi tenggelam di perairan Lampulo, Banda Aceh untuk memenuhi kebutuhan di Sabang.
Muhammad Yusuf, Operator Pusat Data Pengendalian Operasi BPBD Banda Aceh mengaku, tidak ada korban jiwa dalam peritiwa ini, meski kapal motor tenggelam akibat dihempas ombak besar. Data PT Pertamina (Persero) MOR I Sumatera Bagian Utara menyebut, kapal motor tenggelam tersebut sedang membawa elpiji PSO milik agen PT Gas Aneuk Meugah bermuatan 1.120 tabung.
Terakhir elpiji NPSO agen PT Ratu Mulia dengan muatan 200 tabung berisi 12 kilogram, dan 41 tabung elpiji Bright Gas 5,5 kilogram yang kesemuanya akan didistribusikan ke Kota Sabang.
"Kapal tenggelam Jumat sekitar pukul 07.00 WIB. Kedua anak buah kapal pengangkut elpiji itu selamat, setelah berenang ke bibir pantai. Kini keduanya telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis," katanya.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here