BKKBN canangkan program kampung KB di Abdya

0
185

BKKBN canangkan program kampung KB di Abdya

id
abdya, bkkbn, kampung kb

Pewarta: Suprian

BKKBN canangkan program kampung KB di AbdyaLogo BKKBN (Istimewa)

Blangpidie (ANTARA Aceh) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencanangkan program Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Keude Baro, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sebagai upaya mewujudkan kualitas hidup manusia.
Kasi Keluarga Berencana pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DMP4) Abdya, Ihsan A Majid di Blangpidie, Senin mengatakan, dipilihnya Desa Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, karena keberadaan desa itu sangat strategis, yakni di wilayah pesisir pantai Kuala Batee.
Acara pencanangan Kampung KB di Desa Keude Baro itu diresmikan oleh Wakil Bupati Abdya, Muslizar, dihadiri Sekretaris BKKBN Aceh, Saflawi, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Puji Hartono, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Muspika Kuala Batee, ibu-ibu Persit, ibu-ibu PKK dan warga desa setempat.
Sekretaris BKKBN Aceh, Saflawi mengatakan, BKKBN adalah lembaga Kementerian Non Departemen yang dipercayakan Pemerintah untuk mewujudkan agenda prioritas dari Nawacita dalam meningkatkan kualitas hidup manusia di Tanah Air sekaligus melakukan revolusi karakter banggsa.
Oleh karena itulah, lanjut dia, pada tanggal 14 Januari 2015, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Kampung KB di Cirebon, Jawa Barat dan seterusnya diintruksikan ke semua provinsi di Indonesia untuk membentuk Kampung KB.
"Alhamdulillah, kita di Aceh pada tahun 2016 sudah membentuk satu Kampung KB. Jadi, pada tahun 2017 ini semua Kecamatan di Provinsi Aceh harus terbentuk satu Kampung KB sebagaimana intruksi bapak Presiden Jokowi," ujarnya.
Sementara, Wakil Bupati Abdya, Muslizar mengatakan, program KB yang diluncurkan pemerintah sebagai upaya untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di Tanah Air yang semakin hari terus mengalami peningkatan signifikan.
"Program yang sedang kita galakkan ini sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, sebab kita ketahui bersama bahwa tingkat pertumbuhan penduduk di negara kita saat ini cukup tinggi," ujarnya.
Muslizar berkata, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam lima tahun terakhir jumlah penduduk di Indonesia sudah mengalami peningkatan hingga mencapai 1,45 persen atau bertambah sekitar 4,5 juta jiwa/tahun.
"Hampir sama dengan jumlah penduduk Singapore. Jadi, oleh karena itulah Pemerintah Pusat mencanangkan program KB ini untuk mengatur angka kelahiran agar kehidupan kita lebih sejahtera dimasa akan datang," katanya.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here