Tekno

Lazada berdayakan siswa SMK lewat pelatihan kewirausahaan

Jakarta (ANTARA) – Lazada Indonesia melalui program Naik KeLaz mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Bandung pada Kamis (24/11).

Baca juga: Intip koleksi delapan desainer yang melenggang di JFW 2023

Program bertujuan mendorong pembangunan talenta yang terampil dan siap kerja maupun berwirausaha di masa depan.

“Dengan fokus untuk menghasilkan talenta yang siap kerja dan berdaya saing di ekonomi digital Indonesia, melalui Naik KeLaz, Lazada ingin membina talenta khususnya insan vokasi untuk memiliki pola pikir bertumbuh dan memiliki keterampilan dasar yang dibutuhkan industri,” kata Direktur Eksekutif Lazada Indonesia Ferry Kusnowo melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Intip koleksi delapan desainer yang melenggang di JFW 2023

Program Naik KeLaz digelar sebagai respon atas catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan SMK menyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia yakni sebanyak 11,13 persen. Padahal, lulusan SMK dinilai memiliki keterampilan praktis yang dinilai lebih selaras dengan kebutuhan industri.

Untuk itu, di bawah payung Gerakan AKAR (Akselerasi Karya Rakyat) Digital Indonesia, pelatihan Naik KeLaz dijalankan atas kerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sekaligus memperingati Hari Guru Nasional, serta didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Kementerian Koperasi dan UKM.

Naik KeLaz digelar secara hibrida di Harris Fox Hotel City Center Bandung, Jawa Barat, dan diikuti lebih dari 700 siswa SMK. Kegiatan tersebut menghadirkan para pembicara ahli dari Lazada (LazStar Trainer), penjual sukses di Lazada, serta pembicara ahli eksternal.

Direktur SMK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Wardani Sugiyanto dalam sambutannya mengatakan, dirinya melihat ada kesamaan antara komitmen Lazada dan Kemendikbudristek untuk membangun sumber daya manusia berkualitas.

“Di era digital saat ini, pemberdayaan pada insan vokasi diharapkan akan mendorong penguasaan wawasan dan teknologi terkini yang sesuai dengan kebutuhan industri. Saya berharap program Naik KeLaz dari Lazada ini bisa menjadi motivasi bagi para lulusan pendidikan vokasi bahwa mereka juga bisa menjadi calon wirausaha sukses masa depan pencipta lapangan kerja,” katanya.

Sebagai informasi, Lazada mengawali Gerakan AKAR Digital Indonesia di Jawa Barat untuk memberdayakan seluruh elemen dalam ekosistem digital Indonesia sejak tahun lalu.

Pada Desember 2021, telah dilakukan pelatihan intensif pada UMKM di Garut, Tasikmalaya, dan kota Bandung, Jawa Barat. Lazada juga membangun ruang pelatihan KeLaz Belajar di kota Bandung yang digunakan sebagai tempat pelatihan dan diskusi bagi para penjual Lazada yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya.

Baca juga: Ribuan mitra kurir “online” jadi peserta BPJAMSOSTEK

Baca juga: DANA kukuhkan transaksi investasi dengan Sinar Mas dan Lazada Group

Baca juga: Lima brand lokal untuk rayakan Hari UMKM Nasional 2022

Pewarta: Suci Nurhaliza
..
.

Related Articles

Back to top button