Sumatera Barat

Indonesia Ikuti 13 Cabor Islamic Solidarity Games 2021: Biaya Tiket Pesawat Meroket

Indonesia Ikuti 13 Cabor Islamic Solidarity Games 2021: Biaya Tiket Pesawat MeroketIndonesia Ikuti 13 Cabor Islamic Solidarity Games 2021: Biaya Tiket Pesawat MeroketChef de Mission (CdM) tim Indonesia untuk Islamic Solidarity Games (ISG) Rafiq Hakim Radinal di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8/2022).

TRIBUNPADANG.COM – Hingga saat ini para atlet yang berada dalam kondisi bugar dan siap bersaing membawa nama baik Merah Putih atau Bendera Republik Indonesia (RI).

Memasuki H-4 menuju opening ceremony Islamic Solidarity Games 2021 (ISG) Konya, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Rafiq Hakim Radinal memastikan kesiapan kontingen.

Rafiq Hakim Radinal mengatakan keberangkatan Tim Indonesia dilakukan bertahap, disesuaikan dengan jadwal pertandingan. Rombongan besar rencananya bertolak Senin (8/8/2022) malam.

Saat ini, sudah ada dua cabang olahraga (cabor) yang berada ke Konya, yaitu menembak dan balap sepeda.

"Malam ini atletik akan berangkat, disusul taekwondo sehari setelahnya. Saya bersama panahan, renang, angkat besi, dan gulat berangkat 8 Agustus. Setelahnya masih ada keberangkatan cabor yang disesuaikan dengan jadwal pertandingan mereka," kata Rafiq.

Baca juga: Kapten Liverpool Rindukan Sosok Sadio Mane: Karakter Terbaik di Ruang Ganti

Chef de Mission (CdM) tim Indonesia untuk Islamic Solidarity Games (ISG) Rafiq Hakim Radinal di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8/2022).
Chef de Mission (CdM) tim Indonesia untuk Islamic Solidarity Games (ISG) Rafiq Hakim Radinal di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8/2022). (NOC INDONESIA)

Ia mengatakan bahwa keberangkatan tim Indonesia dilakukan bertahap sebagai langkah efisiensi anggaran.

Apalagi, resesi dunia dan kondisi perang Rusia-Ukraina memberikan dampak besar bagi kondisi perekonomian di seluruh negara.

Tak terkecuali Turki. Dikutip CNBC, inflasi tahunan Turki saat ini mencapai 79 persen atau yang tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

Hal ini berimbas pada melonjaknya harga tiket pesawat menuju Konya,sehingga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dan CdM memutuskan memberangkatkan kontingen dengan jumlah terbatas, hanya 13 cabang olahraga.

Berdasarkan skala prioritas Komisi Sport and Development (KSD), hanya 12 cabang olahraga yang menggunakan anggaran APBN, yaitu panahan, atletik, balap sepeda disiplin jalan raya, senam, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, taekwondo, angkat besi, serta gulat.

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button