Kalimantan Timur

Kesbangpol Kaltim ajak masyarakat baca peluang dari perpindahan IKN

Kesbangpol Kaltim ajak masyarakat baca peluang dari perpindahan IKN

Kamis, 4 Agustus 2022 20:10 WIB

Kesbangpol Kaltim ajak masyarakat baca peluang dari perpindahan IKN

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur, Sufian Agus (ANTARA/R'Sya)

Itu menjadi pusat perhatian sebagai tempat wisata yang luar biasa dan didatangi masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Kenapa itu tidak diantisipasi sebagai peluang

Samarinda (ANTARA) – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur, Sufian Agus mengajak masyarakat khususnya yang berada di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) agar lebih bisa membaca peluang dan berinovasi dari perpindahan itu.

"Peluang itu sebenarnya sudah ada dari sekarang. Contoh saat Hari Raya Idul Fitri masyarakat banyak datang ke sana, kenapa tidak dimanfaatkan. Misalnya mereka punya mobil bekas lalu jualan minuman hal itu laku luar biasa, atau mereka membuat kaos tulisannya IKN, Titik Nol , itu kan peluang sebenarnya," katanya di Samarinda, Kamis.

Ia mengatakan, dengan ditetapkannya IKN di Kabupaten Penajam oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkemah di IKN memberikan daya tarik yang luar biasa, terlebih hal itu bisa dilihat melalui media sosial bagaimana pemandangan dan keindahan di sana.

"Itu menjadi pusat perhatian sebagai tempat wisata yang luar biasa dan didatangi masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Kenapa itu tidak diantisipasi sebagai peluang," tuturnya.

Ia mengaku, saat dirinya mengikuti kegiatan coffee morning oleh organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mereka mengeluhkan nasib mereka dengan adanya pembangunan IKN.

"Ada keresahan masyarakat, mereka khawatir nantinya menjadi pengangguran dan hanya menjadi penonton dalam pembangunan IKN. Jadi saya bilang peluang itu sangat banyak," ungkapnya.

Ditegaskannya, di bangunnya infrastruktur di wilayah IKN oleh para pekerja juga akan mendatangkan banyak peluang.

"Pekerja itu akan tinggal dimana, mereka butuh barang kebutuhan pokok. Jadi uang dari luar pasti akan dibawa ke sini. Berarti peredaran uang akan lebih banyak di daerah PPU dan pendapatan daerah nantinya akan meningkat," terangnya.

Sufian Agus berharap agar masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten PPU agar bisa lebih peka terhadap peluang yang semestinya bisa dimanfaatkan.(Adv/Diskominfo Kaltim)

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button