Kalimantan Timur

Disdukcapil Provinsi Kaltim tuntaskan target perekaman data kependudukan

Disdukcapil Provinsi Kaltim tuntaskan target perekaman data kependudukan

Rabu, 24 November 2021 10:19 WIB

Disdukcapil Provinsi Kaltim tuntaskan target perekaman data kependudukan

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Kaltim Jauhar Effendi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah Evaluasi Penyelenggaraan Adminduk dan Pencatatan Sipil provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim, di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta. (ANTARA/HO-Adpim Pemprov Kaltim)

Berdasarkan laporan Dinas Dukcapil kabupaten/kota per 31 Oktober 2021, dari jumlah wajib KTP se-Kaltim sebesar 2.652.322 jiwa, yang telah melakukan perekaman sebanyak 2.627.901 jiwa atau mencapai 99,08 persen Samarinda (ANTARA) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menuntaskan sejumlah target perekaman data kependudukan meliputi KPT-el, Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kelahiran tahun 2021.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Kaltim Jauhar Effendi mengatakan target perekaman KTP-el pada sepuluh Kabupaten dan Kota di Kaltim sebesar 99,20 persen.
"Berdasarkan laporan Dinas Dukcapil kabupaten/kota per 31 Oktober 2021, dari jumlah wajib KTP se-Kaltim sebesar 2.652.322 jiwa, yang telah melakukan perekaman sebanyak 2.627.901 jiwa atau mencapai 99,08 persen," kata Jauhar Effendi saat Rapat Koordinasi Daerah Evaluasi Penyelenggaraan Adminduk dan Pencatatan Sipil provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim, di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta, Selasa.
Target cakupan kepemilikan KIA di Kaltim sebesar 30 persen. Jumlah anak 0-16 tahun yaitu 1.174.267 jiwa, dan yang telah memiliki KIA sebanyak 646.159 jiwa atau mencapai 55,03 persen.
Jauhar menambahkan, target cakupan kepemilikan akta kelahiran sebesar 95 persen. Jumlah anak 0-17 tahun sebesar 1.279.307 jiwa, dan yang telah memiliki akta kelahiran anak sebanyak 1.287.116 jiwa atau mencapai lebih dari 100 persen.
Sedangkan pemanfaatan data kependudukan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) yaitu perjanjian kerja sama (PKS) dan implementasi, seluruh Disdukcapil kabupaten/kota telah melakukan kerja sama pemanfaatan data dengan perangkat daerah masing-masing.
“Untuk penggunaan tanda tangan elektronik dan kertas putih pada 18 dokumen adminduk, saat ini telah diterapkan seluruh kabupaten dan kota,” kata Jauhar.
Jauhar menambahkan pengadaan Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan pada tahun 2021 ini sebanyak 5 unit untuk Kabupaten Berau, Kabupaten Mahakam Ulu, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kota Bontang.
Seluruh kabupaten/kota memiliki mobil layanan keliling untuk melayani masyarakat yang jauh dari pusat pemerintahan sebagai wujud layanan administrasi kependudukan yang berkualitas dan membahagiakan masyarakat.
Kegiatan diikuti 60 peserta dengan narasumber Direktur Bina Aparatur Kependududkan dan Pencatatan Sipil Andi Kriarmoni, Kepala Dinas Dukcapil Penajam Paser Utara Suyanto, dan Kabid FPAK DKP3A Kaltim.Resep Masakan

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button