Jawa Tengah

Tidak Kuat Nanjak, Mobil Travel Sarat Muatan Terjun ke Jurang di Purbalingga

Satu unit mobil travel berisi tujuh orang diduga tidak kuat menanjak kemudian berjalan mundur dan masuk ke jurang. Peristiwa itu terjadi di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

“Kecelakaan terjadi pada pukul 06.30 WIB. Kecelakaan menimpa mobil travel jenis Grandmax bernomor polisi B-8601-GN, Mobil berisi tujuh penumpang yang terdiri dari satu sopir, satu kenek dan lima penumpang,” kata Kapolsek Mrebet, Iptu Edi Surono, kepada wartawan, Selasa (29/6/2021).

Mobil itu dikemudikan oleh Lutfi (18) warga Desa Campakoah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga. Sedangkan penumpangnya merupakan warga asal Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga.

“Saat kejadian mobil dalam perjalanan dari Jakarta menuju Desa Bumisari Kecamatan Bojongsari. Kendaraan melintas di jalur Desa Binangun, Kecamatan Mrebet,” katanya

Edi menjelaskan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, saat kejadian mobil sedang melintasi jembatan dan posisinya merupakan tanjakan tajam. Namun mobil tidak kuat menanjak kemudian berjalan mundur dan masuk ke jurang setinggi kurang lebih 50 meter di bawah jembatan.

“Diduga mobil kelebihan muatan sehingga tidak kuat menanjak. Selain berisi tujuh penumpang juga mengangkut sejumlah barang bawaan seperti kulkas, tempat tidur dan baut besi,” jelasnya

Tidak ada korban jiwa yang diakibatkan kecelakaan tersebut. Namun sopir dan seluruh penumpangnya mengalami sejumlah luka. Saat ini Korban dirawat di dua rumah sakit yaitu PKU Muhammadiyah Bobotsari dan Rumah Sakit Siaga Medika, Purbalingga.

“Semua sudah dievakuasi ke rumah sakit, 3 orang di PKU dan 4 di Siaga Medika. Tinggal evakuasi kendaraannya yang belum, menunggu mobil derek untuk proses evakuasi,” ujarnya.

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button