Gorontalo

Sadis! Calon Pengantin Lakukan Pembunuhan Beberapa Jam Sebelum Ijab Kabul

Rencana pernikahan Jo dengan kekasihnya M yang akan digelar hari ini, Ahad (16/5/2021) batal. Calon pengantin pria Jo ditangkap polisi karena membunuh orang beberapa jam sebelum akad nikah.

Jo berencana melaksanakan ijab kabul dengan kekasihnya di Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

Rencana tersebut sudah dipersiapkan sejak beberapa hari yang lalu. Sehingga kesiapan Jo dan kekasihnya untuk melangsungkan pernikahan sudah cukup matang.

Selain itu prosesi pernikahan atau ijab kabul antara Jo dan kekasihnya rencananya dilangsungkan secara sederhana dan terbatas.

Baca Juga: Jangan Coba-coba Gelar Resepsi Pernikahan di Enrekang, Bakal Ditindak!

“Insyaallah nanti pesta selamatan dengan keluarga setelah lebaran ketupat,” ungkap kekasih Jo saat mendatangi Polsek Kota Utara, Ahad (16/5/2021).

Perempuan berhijab itu menuturkan, ia sudah cukup lama mengenal sosok Jo. Dalam kesehariannya, Jo dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, dan tidak suka mencari masalah.

“Orangnya baik. Dengan siapa saja dia orangnya mudah bergaul,” perempuan berkulit cokelat terang itu.

Lebih lanjut, perempuan bertubuh langsing tersebut menceritakan, sesaat sebelum kejadian, Jo sempat datang menemui dirinya. Setelah berbincang mengenai kesiapan pernikahan, Jo pamit untuk pergi menemui teman-temannya.

“Saya sempat merasakan firasat tidak, sehingga ia sempat saya larang keluar,” ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Tembak 3 Orang Dijerat Pasal Pembunuhan, Terancam 15 Tahun Bui

Di akhir penyampaiannya, kekasih Jo mengaku tak menyangka peristiwa itu terjadi. Apalagi, korban cukup kenal baik dengan dirinya.

Kronologi

Sebelumnya, tragedi berdarah terjadi di eks Terminal Andalas Kota Gorontalo, Ahad (16/5/2021) dini hari.

UM alias Ulis warga Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tewas setelah mengalami penikaman yang diduga dilakukan oleh Jo, warga Kecamatan Kaidipang, Bolmut. Penikaman terjadi saat korban dan terduga pelaku sedang berpesta minuman keras (miras).

Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Utara, Kota Gorontalo, terus mendalami motif penikaman yang menewaskan UM alias Ulis, pria asal Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Ahad (16/5/2021). Dugaan awal penikaman dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras).

Baca Juga: Buntut Pengeroyokan Viral di Medsos, Dua Selebgram di Makassar Ditangkap

Adapun kronologis penikaman diawali ketika Ulis bersama JO dan rekan-rekannya mengkonsumsi miras di kompleks eks Terminal Andalas, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Sabtu (15/5/2021) malam. Ulis dan JO duduk saling bersebelahan. Pesta miras berlangsung hingga Ahad (16/5/2021) dini hari.

Saat sedang asyik berpesta miras, JO diduga mengeluarkan kalimat yang menyinggung Ulis. Hal itu membuat pria berusia 31 tahun tersebut emosi, dan menyulut pertikaian. Ulis lalu mengeluarkan ancaman sembari menodongkan pisau ke arah JO.

Pertikaian kedua pria yang bekerja di tambang emas tradisional di Kecamatan Suwawa, Bone Bolango itu sempat dilerai oleh rekan keduanya, yang saat itu ikut berpesta miras. Namun karena sudah dipengaruhi miras, pertikaian Ulis dan JO terus berlanjut.

Ulis lalu menyerang JO. Tetapi serangan tersebut tak melukai JO. Bersamaan dengan itu, JO balik menyerang. Ia merampas pisau milik rekannya yang sama-sama ikut berpesta miras. Sejurus kemudian ia menyerang Ulis.

Ulis yang mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari ke arah Pasar Rabu di Kompleks eks Terminal Andalas. Tapi hanya berjarak sekitar 20 meter, ia pun tumbang. Ulis akhirnya meregang nyawa setelah mengalami penikaman di kompleks eks Terminal Andalas Kota Gorontalo.

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button