Sulawesi Selatan

Gara-gara Status Facebook, Warga Bantaeng Dibacok Tetangga

Berawal dari status di Facebook, terjadi peristiwa berdarah di Kampung Beru, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, (6/1/2021) sekitar pukul 17.30 Wita, akibat status Facebook yang di-posting oleh istri, Salehuddin bernama Dahrina.

Alhasil, Salehuddin harus menderita luka bacok yang dilakukan oleh Mutahar yang masih tetangganya lantaran tersinggung dengan status Facebook tersebut.

Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri menjelaskan, awalnya status itu diketahui oleh Mutahar melalui istrinya, Kasmi.

“Status Facebook itu pertama dilihat oleh Kasmi, kemudian memberitahukan kepada suaminya,” kata Sandri kepada, Jumat, (8/7/2020).

Sandri menyebut, status Facebook itu intinya bertuliskan “bahwa orang yang menggunakan ilmu agar tidak mengambil nyawa saya dan memiliki ilmu parakang baru yang inisial teman sepermainan waktu kecil,” ujarnya.

Mutahar yang sudah mengetahui status itu, seketika melihat Salehuddin di depan rumahnya.

Setelah itu, Mutahar langsung menghampiri Salehuddin untuk menanyakan orang yang dimaksud dalam postingan Facebook istrinya.

“Pelaku langsung menghampiri korban dan bertanya bahwa, siapa yang kamu singgung distatus Facebook yang guna-guna istrimu. Korban menjawab “apa,” jelasnya.

Saat itu, Mutahar langsung mendorong dan menyerang Salehuddin menggunakan sebilah parang.

Tag
Show More
Close