Nasional

Din Syamsuddin Tak Tinggal Diam, Moeldoko Soroti KAMI: Represif dan Otoriter Sudah Ketinggalan Zaman

KAMI disorot Moeldoko, Din Syamsuddin tak tinggal diam, represif & otoriter sudah ketinggalan zaman.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI, Din Syamsuddin merespon komentar yang dilayangkan Kepala Kantor Staf Presiden atau KSP, Moeldoko.

Diketahui, beberapa terakhir, KAMI menggelar acara yang diberbagai tempat yang dihadiri langsung Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Bahkan, di beberapa acara terakhir KAMI, diwarnai ketegangan dengan aparat polisi maupun TNI.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin berharap, pemerintah dapat lebih terbuka dalam menerima kritik yang disampaikan semua pihak termasuk KAMI.

Menurut dia, penyampaian aspirasi oleh publik, yang dalam hal ini penyampaian pendapat di depan umum, merupakan salah satu bentuk kebebasan berpendapat yang diatur di dalam Undang Undang Dasar 1945.

“Apakah kritik dan koreksi KAMI yang menciptakan instabilitas?

Ataukah kebijakan pemeirntah yang tidak bijak, anti-kritik, dan tidak mau mendengar aspirasi rakyat yang justru berandil dalam menciptakan instabilitas itu?” ucap Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2020).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyampaikan hal tersebut menanggapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, yang sebelumnya mengingatkan KAMI untuk tidak mengganggu stabilitas politik nasional.

Din Syamsuddin pun meminta agar Moeldoko tidak perlu melontarkan bernada ancaman dalam menanggapi kritik yang disampaikan KAMI maupun kelompok masyarakat lainnya atas kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Show More

Related Articles

Close