Aceh

Perampok Sekap Pengusaha Sawit, Mobil dan Sepmor Dibawa Kabur

Kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah 4 orang menyekap satu keluarga di Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Jumat (25/9/2020) dini hari. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu kawanan pelaku yang memakai penutup wajah (sebo) membawa kabur satu unit mobil dan satu unit sepmor milik korban.

Rumah yang dirampok pelaku milik Suryanto alias Acucuk (46), yang hari-hari berprofesi sebagai pengusaha kelapa sawit. Rumah korban terletak di daerah padat penduduk di kecamatan setempat.

Informasi yang diperoleh Serambi, kawanan perampok yang merupakan orang tidak dikenal (OTK) mendatangi rumah korban menjelang Subuh. Pelaku turut membawa senjata tajam jenis parang dan memaksa korban dan istri diikat oleh pelaku.

Setelah beraksi sekitar satu jam, pelaku lantas membawa lari mobil korban jenis Innova, satu sepmor jenis Beat dan uang korban yang diperkirakan Rp 2,7 juta. Pelaku yang semua membawa parang itu turut mengambil dompet dan Hp milik korban. Komplotan itu akhirnya melarikan diri dengan mobil.

Beberapa saat kemudian korban berhasil membuka tali yang diikat pelaku. Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK didampingi Kapolsek Darul Makmur, Iptu Samsul Bahri yang dikonfirmasi Serambi, mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. “Sedang kita selidiki kasus tersebut. Kita sedang lakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.

Sementara itu, Suryanto alias Acucuk kepada wartawan mengaku, ia bersama istri dan anaknya sedang tidur ketika pelaku kejahatan itu masuk dari lantai II rumahnya. “Pelaku kemudian mengikat saya dan keluarga, mulut dan kaki dilakban,” kata Acucuk, Jumat (25/9/2020).

Pengusaha kelapa sawit itu mengatakan, ia bersama istri memilih pasrah, sebab pelaku mengarahkan parang ke arah lehernya. Tali yang menjeratnya pun baru dibuka setelah dipastikan komplotan maling itu pergi dari rumahnya.

Dikatakan, dalam peristiwa itu dirinya kehilangan satu unit mobil Innova BL 1662 V, satu unit sepeda motor Beat, dompet, Hp dan uang Rp 2,7 juta yang berada di dalam dompet. Pelaku memakai penutup wajah dengan masker dan penutup kepala.

Ia mengaku kasus tersebut telah diserahkan ke polisi untuk mengusutnya. “Semoga pelaku segera tertangkap,” kata Acucuk.

Pihak kepolisian terus melakukan penyidikan untuk menangkap pelakunya. Hingga Jumat malam polisi masih menjaga rumah korban. Menurut Informasi yang diperoleh Serambi, sejumlah warga sekitar rumah korban sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Bahkan pihak kepolisian dilaporkan menggelar razia khusus di sejumlah lokasi seperti di jalan arah ke Meulaboh dan Abdya. Tujuannya untuk menangkap pelaku sekaligus mendeteksi barang rampokan yang sudah dilarikan seperti mobil dan kendaraan roda dua. Menurut warga setempat, komplotan yang berjumlah empat orang itu menggunakan mobil saat mendatangi rumah korban. Selanjutnya, pelaku juga membawa lari satu mobil Innova milik korban.(riz)

Show More

Related Articles

Close