Bali Nustra

Bupati Sunur: Kapal yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan Akan Diberi Sanksi

Langkah tegas Pemkab Lembata dalam mencegah penyebaran Covid-19 di tengah upaya pemulihan ekonomi mendapatkan respon positif jajaran Forkompimda Kabupaten Lembata.

Usai gelar rapat, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur bersama jajaran Forkopimda lakukan inspeksi mendadak di area Pelabuhan Lewoleba, Senin (21/09/2020) siang.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan kapasitas angkut penumpang pada kapal pelayaran rakyat (pelra) rute Lewoleba-Waiwerang-Larantuka (PP) dan rute Lewoleba-Boleng (PP) sesuai ketentuan maksimal 50%.

Ditemui sejumlah awak media di pelabuhan Lewoleba, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur mengatakan kegiatan hari itu untuk mengetahui apakah ada peningkatan kesadaran warga untuk pakai masker serta jaga jarak atau tidak.

“Hasil sidak hari ini, kapasitas angkut penumpangnya justru masih di bawah 50% dari yang ditentukan, tetapi yang kita temukan di setiap tempat duduk belum diberikan tanda batas (X) untuk tidak diduduki sebagai jarak antar penumpang. Dari 3 orang per tempat duduk, belum diberikan tanda jarak sehingga jumlahnya nanti menjadi 2 orang per tempat duduk. Hal ini belum dilakukan sehingga sudah kita sampaikan untuk segera dilakukan,” ujarnya.

“Pemerintah tentu tidak selalu harus mengawasi terus, dibutuhkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama kendalikan Covid-19. Jangan semuanya (pengendalian) harus dilakukan pemerintah.”

Jika ditemukan masih ada yang tidak tertib, menurutnya bisa saja mereka kapal penumpang tidak diizinkan berlayar.

“Tetapi kasihan juga mereka, sehingga kita minta untuk dilakukan sesuai ketentuan,” tambah Bupati Sunur.

Bagi kapal yang melanggar tentu akan ada sanksi, dan bagi yang mematuhi protokol kesehatan akan diberi reward. Kalau kapalnya sudah mematuhi protokol kesehatan, maka pemerintah akan memberikan penghargaan di masa HUT Otonomi Daerah 12 Oktober mendatang.

“Memang sudah ada kesadaran penumpang kapal untuk pakai masker, sekarang kita berikan penguatan kepada kapten kapal dimana mereka harus ambil alih protokol kesehatan didalam kapal,” ujarnya.

Tim Satgas Covid-19 hanya akan menjaga (pencatatan) penumpang yang turun, sedangkan kondisi di dalam kapal (penerapan protokol kesehatan) dilakukan sendiri oleh kapten kapal.

Satgas Covid-19 Posko Pelabuhan Lewoleba terlihat standby menanti kedatangan pelaku perjalanan yang tiba menggunakan kapal pelra untuk selanjutnya dilakukan pengecekan suhu tubuh dan pencatatan administrasi, sambil berharap semua pelaku perjalanan tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan karantina mandiri jika datang dari daerah zona merah.

Tag
Show More

Related Articles

Close