Sumatera Barat

Agam Zona Merah Covid-19, Satu Bulan Terakhir Ada 4 Klaster, Sejumlah Langkah Srategis Disiapkan

Kabupaten Agam ditetapkan sebagai zona merah atau daerah yang memiliki risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Hal itu berdasarkan pengumuman dari Gugus Tugas Provinsi Sumatera Barat 20 September 2020.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Agam Indra Catri, kata Ketua Harian GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam Martiaswanto meminta agar seluruh anggota GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam bersama dengan OPD terkait sampai ke pemerintahan nagari untuk mengambil langkah strategis dan terukur agar segera keluar dari status zona merah.

Martiaswanto mengakui dalam satu bulan terakhir terjadi peningkatan yang cukup tajam masyarakat Agam yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

“Dari 19 Agustus hingga 19 September 2020, memang terjadi peningkatan tajam kasus positif Covid-19 dengan 4 klaster penyebaran Covid-19,” sebut Martiaswanto.

Adapun 4 klaster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam antara lain klaster pesta pernikahan (baralek).

Klaster ini tersebar di empat kecamatan, meliputi Kecamatan Ampek Angkek, IV Koto, Tilatang Kamang dan Palembayan.

Selanjutnya, klaster dari luar derah juga menambah daftar panjang warga Agam yang terpapar Covid-19.

Disebutkan Martiaswanto, klaster daerah ini meliputi aktivitas masyarakat terkonfirmasi Covid-19, baik dari luar Kabupaten Agam maupun dari luar Kabupaten Agam itu sendiri.

Tag
Show More

Related Articles

Close