Sulawesi Selatan

Sekolah Disegel, Murid SD Mambie Tapalang Barat Belajar di Musala

Siswa SD Dusun Mambie, Desa Pangasaan, Kecamatan Tapalang Barat, bertahun-tahun belajar di mushollah akibat sekolah disegel pemilik pahan.

Bangunan sekolah tersebut disegel karena pemilik mengaku belum ada penyelesaian ganti rugi lahan dari pemerintah.

Kepala SD Dusun Mambie Mahmud Matu mengatakan sudah setahun lebih gedung tersebut disegel sang pemilik lahan.

“Sejak tahun lalu disegel yang punya lokasi. Sekarang saya pindahkan anak-anak belajar di mushollah. Kalau waktu corona kemarin kita berkunjung ke rumah siswa,”kata Mahmud kepada wartawan.

Dikatakan masalah tersebut sudah diketahui oleh pemerintah daerah.

“Sudah lama pak masalah ini diketahui, baik dari pihak desa, Kepala KCD Dinas Pendidikan Tapalang Barat, bahkan sudah diketahui juga pemerintah kabupaten,”katanya.

Hingga sekarang, pihaknya menunggu penyelesaian dari Dinas terkait, agar para siswa dapat kembali belajar di gedung yang lebih layak.

“Sudah dua kali ini penerimaan siswa terpaksa kami laksanakan di gedung musholla sebagai sekolah sementara,” ungkapnya

SD Negeri Mambie Desa Pangasaan Kecamatan Tapalang Barat sudah ada sejak tahun 1982.

Diawali dengan status SD Kecil. Bangunan sekolah memiliki tiga ruang kelas. Sejak berdiri sudah dua kali mendapat rehabilitasi bangunan fisik.

Terakhir pada tahun 2016. Awal tahun 2019, tepatnya sebelum memasuki tahun ajaran baru 2019/2020 gedung sekolah itu disegel.

“Masalahnya sudah sampai di pemerintah kabupaten, hanya saja kami disuruh sabar dulu untuk tindak lanjut penyelesaiannya. Ini juga sudah dilapor oleh pihak KCD, untuk ditindaklanjuti tapi hingga sekarang ada, mungkin nanti di tahun 2021,”tutur Mahmud.

Menurut penuturan pemilik lokasi yang disampaikan kepada Mahmud selaku kepala sekolah, lokasi tersebut nilai ganti ruginya sebesar Rp 300 juta.

“Saya juga kaget kalau ganti ruginya sebesar itu, makanya saya usulkan ke pihak KCD dan pak bupati langsung, kiranya untuk dicarikan saja lokasi lain dan dibangunkan gedung baru yang lebih layak karena meskipun ditempati kembali, gedung sekolah kami butuh direhab total. Jadi lebih efektif kalau dibangun baru dan lokasi yang lain yang lebih aman, agar tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini,”pungkasnya.

Tag
Show More

Related Articles

Close