Kalimantan Barat

Pemprov Kalbar Perketat Pintu Masuk ke Kalbar, Harisson: Swab Penumpang di Bandara Supadio

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan pengetatan pada pintu masuk Kalbar seperti di Jalur Udara melalui Bandara Supadio Pontianak.

Saat ini DKI Jakarta telah memutuskan untuk menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua atau PSBB pengetatan.

Dalam menekan laju arus keluar masuk orang masuk ke wilayah Kalbar melalui pintu masuk jalur udara, Pemprov Kalbar terus melakukan pengetatan dengan melakukan swab acak pada setiap penumpang yang datang dari luar Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar , Harisson mengatakan dalam hal ini Pemprov Kalbar terus melakukan pemeriksaan swab terhadap penumpang yang mendarat di Bandara Supadio.

“Pengambilan sampel acak kita lakukan dengan swab test untuk langsung diperiksa di Laboratorium Untan,” ujar Harisson ,Selasa (15/9/2020).

Ia mengatakan pada 7 Setember 2020 ada 22 orang penumpang yang telah di swab dan hasilnya sudah keluar yang dinyatakan negatif.

“Pada 8 September 2020 kita juga melakukan swab terhadap 21 orang. Jadi ada 19 orang hasilnya negatif, dan 2 orang kita tunggu karena dirunning ulang,” ujarnya.

Harisson mengatakan Pemprov Kalbar akan terus melakukan swab kepada penumpang yang mendarat di Bandara Supadio dalam rangka menjaga pintu-pintu masuk, karena virus dari luar Kalbar cukup membahayakan bagi warga Kalbar.

“Sekarang Jakarta PSBB, tapi kalau memang mereka (masyarakat) pulang akan kita hadang di sini, dan akan kita swab acak ,” pungkas Harisson.

Show More

Related Articles

Close