Aceh

Asrama Polisi IOM Diisolasi

Asrama Polisi (Aspol) IOM di Gampong Pantee, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sejak Minggu (21/6/2020) diisolasi menyusul kasus Covid-19 yang menginfeksi satu keluarga di asrama tersebut. Selain ditutup, sebanyak 156 warga penghuninya juga dilakukan pemeriksaan swab RT-PCR.

“Iya benar, sejak kemarin diisolasi. Sebelumnya, saat pasien pertama yang meninggal (Suh), itu hanya keluarga mereka yang diisolasi. (Tapi) setelah adanya penambahan lima anggota keluarga almarhum yang juga positif, maka asrama Polri tersebut yang diisolasi sejak kemarin (Minggu),” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Trisno Riyanto, kepada Serambi kemarin.

Seperti diketahui, kasus positif di asrama polisi itu berawal dari Suh 63 tahun (sebelumnya tertulis Suk). Suh meninggal dunia, Rabu (17/6/2020), saat dalam perawatan di Ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUZA Banda Aceh setelah pada 16 Juni hasil swabnya menunjukkan hasil positif.

Tim gugus tugas provinsi langsung bergerak cepat dengan melakukan rapid tes dan swab terhadap keluarga Suh yang tinggal di Asrama Polisi IOM.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang keluar 18 Juni 2020, lima anggota keluarga Suh dinyatakan positif Covid-19. Terdiri dari istri almarhum Suh berinisial Na (63), anak perempuan dan menantunya Sus (37) dan LS (38). Dua orang lagi yang juga terinfeksi adalah anak LS dan Sus, yakni BA (12) dan AB (4,5 tahun).

Belakangan diketahui, LS adalah salah satu anggota Polri yang bertugas di Banda Aceh. Kelima mereka merupakan penduduk tetap Aceh Besar. Hanya Na yang menginap sementara. Warga Binjai, Sumatera Utara ini datang bersama suaminya, Suh, ke Aceh untuk mengunjungi anak dan menantu serta cucu mereka.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Trisno Riyanto, mengatakan, dengan bertambahnya 5 kasus positif di Aspol IOM, selain asrama yang mulai diisolasi, sebanyak 56 kepala keluarga atau sebanyak 156 jiwa yang tinggal di asrama tersebut juga sudah dilakukan rapid tes dan pemeriksaan swab.

“Di situ ada 56 KK kalau saya tidak salah. Semuanya sudah dicek, rapid dan swab. Pertama dilakukan cek pada tanggal 16 Juni sebanyak 73 orang, kemudian hari ini (kemarin) sebanyak 83 orang, jadi totalnya 156 orang. Hasil rapid semua negatif, tapi hasil swab belum ada,” kata Trisno.

Tag
Show More

Related Articles

Close