Jawa Barat

Koarmada I Kerahkan KRI Lemadang-632 Cari Korban Kapal Tenggelam di Selat Sunda

Kapal nelayan dengan nama KM. Puspita Jaya dilaporkan mengalamai kecelakaan pada Kamis (18/6/2020) pukul 18.30 WIB di perairan Selat Sunda, Banten.

KM Puspita mengangkut 16 anak buah kapal, terbalik karena dihantam oleh gelombang besar.

Dari 16 jumlah korban, 6 orang berhasil dievakuasi menuju Merak, Banten oleh unsur gabungan melibatkan Lanal Banten, Basarnas dan Unsur Maritim.

Sementara itu 10 orang lainnya masih dalam pencarian.

Laporan tersebut diterima oleh Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada I untuk selanjutnya dilaporkan kepada Panglima Koarmada I.

Panglima Koarmada I memerintahkan KRI Lemadang-632 agar melaksanakan perbantuan SAR di Provinsi Banten secara terkoordinasi dengan Basarnas, Direktorat Polairud, KPLP dan Unsur amaritim lainnya yang berada di Banten.

Untuk mencari korban hilang, Satuan Komando Armada I (Koarmada I) melaksanakan SAR korban kapal nelayan tenggelam di wilayah laut Provinsi Banten dengan menggerakkan unsur kapal perang yakni KRI Lemadang – 632.

Kapal perang ini melakukan pencarian di sektor yang diduga sebagai lokasi para korban hanyut, Sabtu (20/6/2020).

KRI Lemadang-632 yang merupakan BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I dalam melaksanakan tugas pengamanan dan sedang berpatroli mengamankan Perairan Selat Sunda menjelang pemberlakuan TSS (Traffic Separation Scheme).

Awak KRI ini mendapatkan perintah dari Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., untuk bergerak melaksanakan SAR terhadap para korban kapal tenggelam tersebut.

Tag
Show More
Close