Sumatera Barat

Sumbar Hadapi New Normal, Mulyadi Imbau Masyarakat Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Sumbar Hadapi New Normal, Mulyadi Imbau Masyarakat Tetap Ikuti Protokol KesehatanAnggota DPR RI dapil Sumbar II Mulyadi

Sejumlah kabupaten/kota wilayah Sumatra Barat (Sumbar) bersiap menghadapi new normal (normal baru). Anggota DPR RI dapil Sumbar II Mulyadi meminta kepada pemerintah untuk mengawasi secara ketat penerapan normal sesuai protokol kesehatan.

“Dengan adanya kebijakan baru dari pemerintah yakni New Normal, saya mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) ketika beraktivitas,” kata Mulyadi.

Kasus Covid-19 Sumbar sendiri masih terdapat penambahan cukup banyak. Terbaru Sumbar masih mencatat pasien positif baru, mencapai 11 orang. Dengan bertambahnya jumlah kasus tersebut, saat ini total jumlah kasus Covid-19 di Sumbar mencapai 585 kasus.

Tak ingin ada anak-anak yang ikut terinfeksi, Mulyadi juga mengimbau kepada orang tua memberikan edukasi kepada anak-anak terkait pencegahan Covid-19. Wakil rakyat yang dicintai warganya tersebut berharap anak-anak juga mendapat perlindungan intensif.

“Mengingat Covid19 yang masih mewabah di negeri kita ini. Sehingga perlu adanya perlindungan lebih saat melakukan aktivitas di masa pandemi ini. Kepada para orang tua, edukasikan kepada anak-anak tentang bahaya pandemi dan cara pencegahannya. Sehingga mereka terbiasa hidup berdisiplin di tengah pandemi,” ungkapnya.

Calon Gubernur Sumbar tersebut tidak hanya sekedar mengimbau, Mulyadi tampak intens menyalurkan bantuan untuk masyarakat Sumbar. Tak tanggung-tanggung Mulyadi menyiapkan 10.000 sembako untuk masyarakat terdampak.

Hal ini ia lakukan karena Mulyadi menyadari, Covid-19 bukan hanya merenggut nyawa tapi berdampak domino terhadap tatanan ekonomi masyarakat. Sehingga menurutnya, semua pihak harus turun tangan membantu masyarakat.

“Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di masyarakat harus terus kita lakukan bersama. Ini bertujuan agar virus tersebut tidak meluas di masyarakat. Semua bergerak masuk pemukiman ke gang-gang rumah untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19,” pungkas Mulyadi.

Tag
Show More

Related Articles

Close