Olahraga

Pemain Liverpool Berlutut di Lapangan Untuk Kematian George Floyd dan Kampanyekan #BlackLivesMatter

Pemain Liverpool menunjukkan respek atas kematian George Floyd dengan berlutut di tengah lapangan dan mengampanyekan tagar #BlackLivesMatter.

Pesan solidaritas itu disampaikan atas kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang dibunuh polisi di Amerika Serikat.

Skuad The Reds melakukan sesi berlutut saat latihan dan mengampanyekan tagar #BlackLivesMatter.

Tewasnya George Floyd, warga kulit hitam Amerika Serikat, di tangan anggota polisi Minneapolis, memantik demo besar-besaran tak hanya di Amerika Serikat tapi juga sejumlah negara di Eropa.

Kerusuhan besar terjadi di sejumlah kota besar menentang rasisme.

Para pemain Liverpool juga menunjukkan bentuk solidaritasnya dengan berlutut melingkar di tengah lapangan pada sesi latihan kemarin.

Hal itu terungkap dalam foto-foto yang diunggah para pemain Liverpool di media sosialnya.

Sejumlah pemain mulai dari kapten Jordan Henderson, bek Virgil van Dijk, hingga Trent Alexander-Arnold berlutut di tengah lapangan Stadion Anfield.

Mereka berlutut membentuk lingkaran, memberi dukungan untuk menuntut keadilan atas meninggalnya George Floyd.

Para pemain kompak menulis pesan ‘Unity is strenght’ di media sosialnya.

Tagar #BlackLivesMatter, slogan anti-rasisme di Amerika Serikat, juga disertakan dalam unggahan mereka.

Sebelumnya, suara dukungan untuk George Floyd marak datang dari Bundesliga.

Striker Borussia Moenchengladbach, Marcus Thuram, juga berlutut usai mencetak gol.

Sementara dua pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho dan Achraf Hakimi, memperlihatkan tulisan ‘Justice for George Floyd’ setelah menjebol gawang lawan.

Tag
Show More
Close