NTT

Gubernur NTT Perintah Bongkar Portal, Begini Tanggapan Bupati Lembata

Sehubungan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menginstruksikan supaya pemerintah daerah dan warga segera membongkar portal dan palang pintu yang dibuat sebagai bagian dari pencegahan penularan Covid-19. Namun, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengatakan kebijakan untuk membongkar portal ada pada keputusan musyawarah desa yang tentu melibatkan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Secara bijaksana saya minta para kades berunding dulu dengan tokoh yang ada dalam desa apakah sudah layak bongkar atau belum. Karena ini dibuat berdasarkan musyawarah desa dan bukan perintah kabupaten, saya minta berunding dulu,” kata Bupati Sunur usai penyaluran BLT dana desa Tahap kedua dan ketiga Bulan Mei dan Juni Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Ile Ape Timur, Jumat (29/5/2020).

Disebutkannya, Kabupaten Lembata sudah melakukan apa yang kini disebut New Normal sebelum ada perintah atau instruksi Gubernur NTT. Pasar-pasar di Lembata mulai dibuka dan ibadah keagamaan khususnya di masjid kembali dilakukan secara parsial berdasarkan surat edaran bupati yang akan dikeluarkan.

“Mudah-mudahan saya bisa keluarkan surat edaran dan nanti ibadah juga dibuat secara protokoler kesehatan,” sebutnya.

Kemudian, para pedagang yang ada di Lewoleba juga sudah dibekali dengan kartu pedagang yang memberi jaminan kalau mereka selama pandemi corona hanya berada di Lembata.

“Jadi jangan tolak mereka (para pedagang) masuk desa. Mereka ada di Lewoleba selama ini dan bukan datang dari daerah luar. Kita akan lakukan rapid tes kepada para pedagang semua supaya beri jaminan,” tandasnya sembari menambahkan bahwa ada lima orang lokal yang reaktif virus berdasarkan hasil tes di beberapa pasar di Lewoleba.

Tag
Show More
Close