Sumatera Selatan

Fakta Korban Penyekapan di Palembang pada Akhirnya Terancam Dipenjara, Bermula dari Laporan Istrinya

Mulanya, datang seorang perempuan membuat laporan ke Polda Sumsel Jumat (22/5/2020) pagi atas peristiwa penyekapan terhadap suaminya.

Namun, setelah proses penyelidikan, suaminya justru terancam dipenjara lantaran diketahui seorang DPO kasus penyalahgunaan narkoba yang sudah dicari-cari oleh anggota Polsek IT II Palembang.

Terlebih, ketika bersama dua tersangka dilakukan tes urinie, pria yang diketahui bernama Benny tersebut positif mengkonsumsi narkoba.

Reni (23) kepada petugas mengatakan suaminya disekap karena dituduh teman suaminya membawa pil ekstasi.

Warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang tersebut dipaksa menyerahkan uang senilai Rp 30 juta kepada pelaku untuk membebaskan suaminya yang bernama Benny Purwanto.

Saat mendatangi Unit IV Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Reni tak kuasa menahan tangis ketika melaporkan kejadian penyekapan yang dialami suaminya.

“Semalam aku tanya lagi dimana, sekira pukul 23.30 dijawabnya sebentar lagi aku balik.

Tak lama dari itu ia memberi kabar bahwa sedang disekap oleh tetangganya,” kata Reni, Jumat (22/5/2020).

Reni menceritakan saat itu suaminya disuruh oleh seorang temannya bernama Wahyu untuk membeli ekstasi sebanyak 2 butir.

Kemudian, suaminya memberikan barang haram tersebut kepada Wahyu.

Setelah diketahui menyimpan barang haram tersebut, Wahyu ditangkap oleh pihak kepolisian di rumahnya, Kamis (21/5/2020).

Tag
Show More
Close