Sulawesi Barat

Polisi Buru Penganiaya Pria hingga Tewas di Salupangi Mamuju

Satuan Reskrim Polresta Mamuju melacak keberadaan pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan satu orang meninggal di Saluangi, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (8/5/2020) dini hari.

Korban bernama Rusdin ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah bengkel di Salupangi, dengan sejumlah luka tebasan parang di tubuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama pelaku.

“Kami sudah yakin pelakunya, nama dan identitas pelaku sudah kami kantongi, sementara dilacak sama anggota,” kata AKP Syamsuriansyah kepada tribun-timur.com via WhatsApp, Minggu (10/5/2020).

Dia mengatakan, perbuatan pelaku melanggar pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat dan meninggal dunia dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

“Kami akan terbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Karena kami sudah yakin orangnya,” ujarnya.

Kronologi kejadian pada 7 Mei 2020 sekitar pukul 22.00 Wita, pelapor yakni lelaki Asbar bersama peremuan Amelia melihat korban bersama lelaki Fadli, Marcel, Yudi dan Gilang.

Saat itu, korban sedang minum Ballo di bengkel milik pelapor.

Pelapor meninggalkan lokasi mengantar perempuun Amelia pulang ke rumahnya.

Namun, sekitar pukul 01.00 Wita Asbar kembali ke bengkel miliknya dan sudah mendapati korban Rusdin terbaring tidak sadarkan diri dengan luka tebas di leher, wajah, dan perut.

Melihat kejadian itu, saksi Asbar langsung ke Mapolresta Mamuju melaporkan kejadian tersebut.

“Kami sudah lakukan olah TKP, kemudian mengamankan barang bukti, mengamankan saksi,” tuturnya.

Tag
Show More

Related Articles

Close