Sulawesi

Jalan Rusak, Pasien dari Desa Ratte Tutar Polman Ditandu 28 Km untuk Dapat Layanan Kesehatan

Dok-irwanWarga Dusun Bulo-bulo, Desa Ratte, Kecamatan Tutar, Polman ditandu oleh keluarganya sejauh 28 km untuk mendapatkan layanan kesehatan.(dok-irwan)

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN – Warga Dusun Bulo-bulo, Desa Ratte, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, yang sakit harus kembali ditandu menuju kesehatan, kemarin.

Jarak ditandu kurang lebih 28 km melalui Jalan Palla-Pallang-Tibung atau sampai Dusun Boddi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, karena kondisi jalan yang sangat rusak parah.

Salah seorang keluarga, Irwan mengatakan rusaknya infrastruktur jalan dan minimnya fasilitas kesehatan di daerah tersebut memaksa warga harus menandu keluarganya yang sakit bernama Ani (35) sejauh puluhan kilometer untuk mendapatkan pelayanan.

"Kejadiannya ini kemarin. Rencananya mau dibawa ke RSUD Polewali, tapi harus ditandu dulu sekitar 28 km ke daerah Majene,"kata Irwan kepada Tribun.

Kondisi memprihatinkan tersebut sudah puluhan tahun dialami warga Tubbi Taramanu yang ada di Desa Ratte, Besoangin dan Besoangin Utara.

Setiap warga yang sakit harus ditandu.

"Perhatian pemerintah luput terhadap kami kepada warganya yang ada di daerah terpencil. Padahal kami juga ingin rasakan jalan yang bagus seperti di kecamatan lainnya di Polman,"ujarnya.

Irwan menyampaikan, mewakili warga Tutar yang ada ditiga desa tersebut agar pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemkab Polman segera mengambil sikap membangun jalan agar bisa dilalui kendaraan roda empat seperti di kecamtan lain.

"Kejadian warga ditandu itu sudah berulang. Yah kami hanya bisa berharap perhatian, bukan hanya pelayanan kesehatan yang terdampak tapi pendidikan dan ekonomi juga terdampak,"katanya.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

TRIBUN

Show More

Related Articles

Close