Nasional

Sakit Rusuk dan Pusing Agak Lama, Ahsan Bisa Bangkit dan Menang

JawaPos.com-Pertandingan game pertama di Istora Senayan, Jakarta tadi malam (15/1) itu berlangsung sengit.

Kondisi sama kuat 19-19. Namun, tiba-tiba, dorongan Chirag Shetty ke sini kanan permainan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melaju begitu deras.

Ahsan yang tidak dalam posisi terbaik lalu mengejar bola sambil menjatuhkan diri. Shuttlecock bisa dia selamatkan. Namun, pengembaliannya tanggung. Shetty yang sudah siap di depan net, lalu menghajar bola itu dengan telak.

Shetty yang berpasangan dengan Satwiksairaj Rankireddy meraih satu angka dan mencapai game point dalam kedudukan 20-19.

Ahsan yang tergeletak di lapangan tidak segera bangkit. Dia lantas duduk sambil memegangi bagian bawah dada sebelah kanan. Wajahnya meringis. Tentu saja itu tanda menahan sakit.

Hendra lalu mengajak partnernya tersebut berjalan di tepi lapangan.

Untunglah, Ahsan berhasil melanjutkan pertandingan. Walau beberapa kali dia jongkok dan terlihat kesakitan, The Daddies berhasil menuntaskan laga dengan sangat baik.

Menang 22-20 pada game pertama, Hendra/Ahsan unggul telak 21-15 pada game kedua. Kemenangan atas ganda putra nomor satu India itu membuat Hendra/Ahsan lolos ke babak kedua.

”Tadi sempat terasa sakit di bagian rusuk bagian kanan. Agak pusing lama. Jadi, nggak mau buru-buru di pertandingan,” kata Ahsan setelah pertandingan.

”Jadi, kami ngatur irama permainan lagi dulu. Sebisa mungkin nggak memikirkan sakitnya. Jalanin dulu dan atur startegi. Lalu jalankan instruksi pelatih dan fokus ke pertandingan. Mudah-mudahan bisa sembuh sendiri. Kalau enggak-pun, paling nanti coba buat diterapi,” tambahnya.

Pada babak kedua Indonesia Masters 2020 hari ini, Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan ganda Taiwan Lu Ching-yao/Yang Po-han. Hendra/Ahsan punya rekor pertemuan yang baik melawan mereka. Dalam dua laga, juara dunia 2019 itu menyapu bersih dua kemenangan.

Hendra mengatakan bahwa dia dan Ahsan akan tetap berkonsentrasi dari satu laga ke laga yang lainnya. Walaupun memang, secara umum, target mereka tahun ini adalah bermain di Olimpiade Tokyo 2020.

”Sekarang, kami fokusnya tetap lolos ke Olimpiade dulu. Kami nggak mau mikirin nanti Olimpiade bagaimana. Kami akan fokus dari pertandingan ke pertandingan saja,” kata Hendra.

”Untuk menjaga fisik, tentu kami memilih mana pertandingan yang lebih penting. Nggak bisa semua diikuti karena setiap minggu pasti ada pertandingan. Ada prioritas yang akan diikuti,” imbuh Ahsan.

SUMBER

Show More

Related Articles

Close