Bali Nustra

Bupati Soliwoa Ajak Masyarakat Wariskan Budaya kepada Generasi Muda

Pejabat Bupati Ngada Paulus Soliwoa ajak masyarakat wariskan budaya kepada Generasi muda

POS-KUPANG.COM | BAJAWA — Pemerintah Daerah Ngada menggelar Festival Riung dan Permainan Rakyat Riung.

Festival tersebut berlangsung di Kampung Mbarungkeli Desa Latung Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, sejak (Selasa 29/10/2019) hingga Rabu (30/10/2019).

Festival resmi dibuka oleh Bupati Ngada Drs. Paulus Soliwoa yang diwakili oleh asisten I setda Ngada, Emanuel Dopo.

• STKIP Citra Bakti Ngada Adakan Gebyar Sumpah Pemuda, Berikut Liputannya!

Ia mengungkapkan Festival Riung dan Festival Permainan Rakyat Riung adalah kesempatan emas bagi kita sebagai orang Ngada etnis Riung khususnya untuk secara mandiri memperkenalkan seni budaya.

Ia mengatakan melalui Festival ini, kita menampilkan berbagai potensi budaya lokal, potensi alam
yang amat kaya yang harus kita gali dan di manfaatkan untuk kepentingan generasi muda kita, serta anak cucu kita.

"Melalui festival Riung, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama, melestarikan sekaligus mewariskan keanekaragaman budaya kepada generasi penerus bangsa secara berkesinambungan setiap tahun," ujarnya.

• Perahu Nelayan dan Kapal Tongkang Waspada, Gelombang Tiga Perairan Sumba Mencapai 3 Meter

Ia mengatakan pada kesempatan yang strategis dirinya ingin menegaskan beberapa hal ini.

Pertama, Kegiatan ini merupakan event bersama yang sekaligus merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat menyampaikan pesan-pesan moral budaya lokal yang telah berjalan kepada masyarakat sehingga dapat diketahui berapa besar potensi lokal daerah yang kita miliki dan sudah sejauh manakah sentuhan-sentuhan pembangunan yang kita lakukan. Kita mesti bangga memiliki potensi, kita bersyukur bahwa kita sudah membangun.

Kedua, Festival budaya ini merupakan wahana strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi serta produk-produk unggulan daerah, sehingga dapat diketahui masyarakat luas sekaligus dijadikan momentum peningkatan ekonomi menuju masyarakat yang maju, mandiri dan berbudaya.

Kegiatan ini harus menjadi ajang untuk menggali kembali seni budaya karena mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi, yang merupakan identitas diri orang Riung. Kegiatan ini juga harus dilihat sebagai, sebuah peristiwa budaya daerah dan bangsa yang sangat berharga bagi generasi penerus untuk
lebih mengenal dan mencintai budaya sendiri serta melestarikannya.

"Atas nama pemerintah kabupaten Ngada, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat di daerah ini, yang telah berupaya nyata menggali, melestarikan dan mewariskan kekayaan dan keanekaragaman budaya kepada generasi penerus. Oleh karena itu, kegiatan Festival ini, harus menjadi agenda dan kalender festival seni budaya tahunan di Kabupaten Ngada. Sekali lagi, Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Ngada menyampaikan terima kasih yang berlimpah atas kehadiran kita semua pada acara pembukaan Pameran Festival Riung dan Festival Permainan Rakyat," ungkapnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernardinus Dhey Ngebu, Anggota DPRD Kabupaten Ngada Hery Manek, Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ngada Methodius Reo Maghi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada Johanes Deketi Ase, Kapolsek Riung Gunter Meo, Camat Riung Alfian, Camat Wolomeze Kasmir Belo, para kepala desa se Kecamatan Riung, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ngada juga undangan dan para peserta festival.

Acara pembukaan festival diawali dengan tarian kolosal yang merupakan pelajar SMA se Kecamatan Riung. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

POS KUPANG

Tampilkan

Berita Terkait

Back to top button