Nah Ini Dia

Namanya Barang Colongan Bagaimana Dapat Dipuaskan?

Home Nah Ini Dia

Namanya Barang Colongan Bagaimana Dapat Dipuaskan?

Selasa, 1 Oktober 2019 — 7:07 WIB

JIKA dibaratkan, selingkuh itu makan mangga colongan. Tentu saja hanya sedikit, tak memuaskan.

Tapi Waningsih, 36, ngomel-ngomel setelah hubungan intim dengan lelaki tetangga. Tentu saja Parno, 50, jadi tersinggung. Tragisnya, dia tega membunuh wanita yang telah memberinya kenikmatan sesaat.

Siapa bilang selingkuh itu kepanjangan kata: selingan indah keluarga utuh. Itu kalau tak ketahuan. Jika terendus, tak hanya malu awak, tapi keluarga bisa berantakan.

Banyak keluarga bubar gara-gara suami atau istri makan mangga mana lagi colongan. Saking asyiknya, masih juga bertanya, “Mana lagi, mana lagi?” Akhirnya jadi ketahuan!

Waningsih dan Parno memang bertetangga di Cepu, Blora, JAwa Tengah. Bahwa sesama tetangga harus berhubungan baik, itu sudah jadi doktrin sejak nenek moyang. Tapi meskipun berhubungan baik, sama sekali dilarang berhubungan intim, wong bukan pasanganya. Jika dipaksakan, itu namanya: selingkuh.

Tak diketahui pasti, siapa yang memulai bibit cinta menyimpang itu. Tapi jika ditilik dari bangunan kisah ini, sepertinya yang gatelan dulu memang Waningsih.

Sudah punya suami, masih menerima cinta lelaki lain. Itu kan super gatel namanya. Padahal yang namanya gatel dalam hal satu ini, takkan sembuh oleh Kalpanax dan Salep 88, termasuk pil CTM dan Protipic.

Namanya lelaki, dapat tawaran rejeki nomplok, bagaimana mau nolak. Maka Parno langsung menyatakan sendika dhawuh (siap) ketika Waningsih yang masih seksi menggiurkan itu mengajak berhoho-hihi.

“Di rumah ketemu sayur lodeh dan ikan asin, masak ada gudeg komplit pakai krecek dan ayam paha ditolak?” begitu kata batinnya.

Dasar Parno nggak tahan godaan! Dia mau saja makan sekaligus sayur lodeh, ikan asih, gudeg kompplit pakai krecek dan ayam paha. Ya mana enaaakk…

Sambungan makan-memakannya (eh) dilanjut nanti sore ya. Pukul 16:16 teng! (gunarso ts)

Tag
Show More

Berita Terkait

Close