Kalimantan

Cerita Korban Selamat Kapal KM Pieces, Minum Air Kencing demi Bertahan Hidup

BANJARBARU, iNews.id – Salah satu dari 32 anak buah kapal (ABK) Kapal KM Pieces yang terbakar dan tenggelam di Perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), ditemukan dalam kondisi selamat. Korban mengaku minum air kencingnya dan makan seekor ikan untuk bertahan hidup selama berhari-hari mengapung di laut.
ABK bernama Endro (40), itu ditemukan mengapung di laut oleh ABK kapal nelayan KM Bunga Tanjung, di sekitar 60 nautical miles (NM), arah tenggara Perairan Tanjung Selatan, Kalsel. Korban langsung dievakuasi ke Kantor SAR Banjarmasin di Banjarbaru, Jumat (2/8/2019) malam.
Meski kondisinya masih trauma dan lemas, Endro sempat menceritakan awal mula dirinya terbakarnya KM Pieces. KM Pieces berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, pada Senin (22/7/2019). Kapal nelayan itu kemudian terbakar pada Senin dini hari. Api awalnya muncul dari bagian atas kapal.
“Saya lagi tidur dibangunin, ada api, ada api. Saya kaget dan tanya api dari mana. Tahu-tahunya saya lihat, api muncul dari atas,” kata Endro, Sabtu (3/8/2019).

ABK kapal KM Pieces, Endro, menceritakan bagaimana dirinya bisa bertahan hidup setelah mengapung di laut selama berhari-hari. (Foto: iNews/Deny M Yunus)

Endro mengatakan, para ABK berupaya memadamkan api, namun tidak berhasil. Api semakin membesar hingga kapal tenggelam. Sebelum kapal tenggelam, para ABK memilih terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.
Awalnya, seluruh kru kapal masih berkumpul membentuk kelompok. Namun karena kemampuan fisik berbeda, mereka terpisah hingga akhirnya Endro seorang diri.
“Saya sempat lihat teman-teman saya masih hidup, ada rombongan si kapten. Saya mengapung di air ngumpul sama teman-teman dan akhirnya sendiri,” kata Endro.
Menurut Endro, untuk bertahan hidup, dia terpaksa meminum air kencingnya sendiri. Dia juga sempat mendapat seekor ikan untuk dimakan sebelum akhirnya ditemukan.
“Buat ngilangin haus, saya terpaksa minum air kencing saya sendiri. Trus ada ikan yang lompat di air, langsung saya tangkap, saya makan,” kata Endro.

BACA JUGA:

Kapal KM Pieces Bawa 37 Penumpang Terbakar dan Tenggelam di Matasiri Kalsel

Kapal Pieces yang Tenggelam di Matasiri Kalsel Bawa 5 Siswa SMK asal Brebes

Sementara Kepala Pelaksana Harian Kantor SAR Banjarmasin, Endrow mengatakan, korban masih mengalami syok dan trauma setelah berhasil diselamatkan. Saat ini, korban masih membutuhkan perawatan dan permulihan.
“Korban masih syok, trauma. Korban juga masih takut dengan air karena mungkin terlalu lama mengapung di lautan. Selain itu masih terasa tegang di kakinya, mungkin karena terlalu lama berendam di air,” kata Endrow.
Sebelumnya, sudah ada dua korban selamat yang ditemukan dalam musibah kapal tenggelam ini. Selain itu juga ditemukan empat korban tewas. Sisanya masih ada 30 korban lainnya yang dalam proses pencarian.
KM Pieces dari Pekalongan, Jateng, berlayar menuju Selat Makassar untuk mencari ikan, Senin (22/7/2019). Kapal berkonstruksi kayu ini mengangkut 37 orang. Sebanyak 32 orang merupakan awak dan nakhoda kapal sedangkan lima lainnya siswa magang dari SMK Negeri 1 Bulakamba, Kabupaten Brebes. KM Pieces dilaporkan tenggelam di perairan Kalsel, Rabu (31/7/2019).

Editor : Maria Christina

TAG : kapal tenggelam kapal terbakar km pieces perairain matasiri kotabaru sar banjarmasin Sumber

Show More

Related Articles

Close