Bali Nustra

Manajemen Ungkap Penyebab RSUD SoE Turun Kelas Karena Kesalahan Entri Data

Manajemen Ungkap Penyebab RSUD SoE Turun Kelas Karena Kesalahan Entri Data

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE – Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun mengatakan, penurunan tipe RSUD Soe dari tipe C ke type D karena kesalahan pihak manajemen RSUD Soe dalam mengentri data di aplikasi sarana prasarana dan alat kesehatan (Aspak) dan sistem informasi rumah sakit online (SIR Online).

Oleh sebab itu, saat ini managemen RSUD Soe sudah memperbaiki data pada Aspak dan Sirs online.

Usai memperbaiki data di dua aplikasi online tersebut sesuai KMK 373, selanjutnya, besok, Rabu (24/7/2019) pihak managemen RSUD Soe akan melaporkan hal tersebut ke Dinas Kesehatan Propinsi NTT untuk menyampaikan rivew hasil perbaikan ASPAK dan SIRS Online serta sanggahan sebagai data pendukung atas perbaikan yang tertelah dilakukan.

"Ini memang kesalahan kita karena ada kesalahan saat mengentri data pada ASPAK dan SIRS Online pada Oktober 2018 lalu. Selain itu, kita juga tidak melakukan update perubahan data sesuai keadaan terkini, baik kondisi dokter maupun prasarana yang ada pada aplikasi ASPAK dan SIRS Online. Saya contohkan pada ASPAK, saat di entri dokter spesialis penyakit dalam kita di isi 0, padahal kita punya dua dokter spesialis penyakit dalam," ungkap dr. Ria saat ditemui pos kupang.com, Selasa (23/7/2019) pagi di ruang kerjanya.

Usai melakukan perbaikan data pada ASPAK dan SIRS Online, selanjutnya Dinas Kesehatan Kabupaten TTS akan melakukan validasi. Hasil validasi dari Dinkes akan ditentukan setelah 6 bulan.

• Ahok BTP Pesimis Jadi Menteri di Kabinet Jokowi, Ahok Malah Sangat Ingin Jalani Profesi Ini

Hasil rivew dan validasi akan menentukan apakah RSUD Soe akan kembali ke tipe C atau turun kelas ke tipe D.
Turunnya kelas RSUD Soe ini lanjut dr. Ria, berdampak pada penurunan klaim BPJS, menurunnya pendapatan RSUD dan pengajuan DAK RSUD Soe ke pusat.

"Kalau sudah turun kelas dari C ke D maka klaim kita ke BPJS akan ikut turun. Missalnya, kalau kelas C kategori penyakit malaria 3 juta, maka kalau turun kelas D maka klaim kita ke BPJS hanya 2,7 juta. Dengan begitu maka pendapatan RS akan menurun. Selain itu, dengan turun kelas ini, maka saat pengajuan DAK ke pusat kita hanya bisa mengajukan sesuai kategori kelas D, tidak bisa minta prasarana yang ada untuk kelas C," jelasnya.

• Pemerintah Provinsi NTT Perlu Lakukan Mitigasi Bencana Kekeringan

Dokter Ria memastikan jika RSUD Soe memenuhi kualifikasi untuk masuk dalam RS Kelas C.

"Kelas Rumah sakit itu ditentukan oleh kriteria SDM dan sarana, prasarana dan alat (SPA). Dimana SDM 75 persen dan SPA 60 persen, dan kita sudah memenuhi standar tersebut," pungkasnya. (*)

POS KUPANG

Show More

Related Articles

Close