Bali Nustra

Kajari TTS Komit Tuntaskan Kasus Embung Mnele Lete

Kajari TTS Komit Tuntaskan Kasus Embung Mnele Lete

POS-KUPANG.COM|SOE– Kepala Kejaksaan Negeri TTS, Fachrizal menegaskan pihaknya akan berusaha maksimal untuk secepatnya menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete.

Saat ini, kasus tersebut dalam tahap pemeriksaan ahli dan perhitungan kerugian negara oleh BPKP Perwakilan Propinsi NTT. Selain itu, Kejari TTS juga akan segera membuat agenda pemeriksaan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete.

" Kita komit untuk secepatnya menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete. Dalam waktu dekat kita akan lakukan pemeriksaan ahli dan tersangka sambil mensuport data untuk BPKP guna penuntasan perhitungan kerugian negara" ungkap Fachrizal dalam acara HUT Bakti Adhiyaksa ke-59, Senin (22/7/2019) di kantor Kejaksaan Negeri TTS.

Dalam moment HUT Bakti Adhiyaksa tersebut, Fachrizal juga menyampaikan rasa prihatinnya terkait banyaknya pengaduan masyarakat tentang dugaan korupsi dana desa.

Ia tak menampik jika koordinasi antara Pemda TTS dan Kejari TTS dalam mengawal pengelolaan dana desa masih sangat minim.

Oleh sebab itu, untuk memastikan pengelolaan dana desa sudah tepat juknis dan tepat sasaran, mulai Agustus mendatang, Kejari TTS akan turun langsung ke lapangan guna melakukan pengawasan pengelolaan dana desa.

"Saya tidak ingin pungkiri memang koordinasi Pemda TTS dengan pihak kami dalam melakukan pengawasan penggunaan dana desa masih sangat minim. Namun, kami sendiri sudah berencana untuk melakukan pengawasan langsung ke lapangan mulai Agustus mendatang. Jika teman-teman media tidak keberatan saya ingin teman-teman ikut dalam proses pengawasan ke lapangan," ajaknya.

Di HUT Bakti Adhiyaksa ke-59, Fachrizal berharap para jaksa di Kejari TTS bisa terus meningkat integritas.

Pasalnya dengan memiliki integritas yang kuat, dirinya yakin dengan sendirinya akan berdampak pada peningkatan kinerja kerja.

Apa lagi dalam tahun ini, Kejari TTS akan melakukan penuntutan untuk lebih dari 12 tersangka kasus dugaan korupsi. Oleh sebab itu, di HUT Bakti Adhiyaksa ke-59, dirinya menekankan pada aspek integritas.

"Integritas menjadi penekanan khusus di HUT ke-59 ini. Saya yakin kalau sudah berintegritas pasti semangat kerjanya akan meningkatkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, upacara memperingati HUT Bakti Adhiyaksa ke-59 berlangsung di halaman depan kantor Kejaksaan Negeri TTS pukul 09.45 WITA karena masih menunggu kedatangan Bupati TTS Egusem Piether Tahun yang datang terlambat.

Hadir dalam upacara ini, Wakapolres TTS Kompol Herman Bessi, Kasdim TTS, Mayor Inf. I Made Rastina, dan puluhan undangan lainnya.

• Terima Laporan CSR PT. PLN, Bupati Kamelus Mengaku 1.031 Rumah Sudah Nikmati Listrik dari CSR PLN

• Gubernur NTT Harap Tinju Piala Presiden Tahun Depan di Sumba, Siapkan 100 Ribu Dolar

Selain itu, paduan suara dari SMA Efata Soe juga diundang untuk mengikuti upacara kali ini. Usai upacara, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemotongan kue HUT Bakti Adhiyaksa ke-59. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

POS KUPANG

Show More

Related Articles

Close