Bali Nustra

Kejari Belu Klarifikasi Laporan Penyelewengan Dana Desa. Ini Hasilnya

Kejari Belu Klarifikasi Laporan Penyelewengan Dana Desa. Ini Hasilnya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA- Laporan dari masyarakat terkait dugaan penyelewengan pengelolaan dana desa di Kabupaten Belu sudah ditindaklanjuti Kejari Belu dengan melakukan klarifikasi.

Dari lima laporan yang masuk, ada tiga laporan yang sudah dilakukan klarifikasi yakni laporan dari masyarakat Desa Fulur, Maudemu dan Debululik. Sedangkan laporan dari masyarakat Lakanmau dan Nanaet Duabesi dalam proses klarifikasi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Alfonsius Loe Mau mengatakan hal itu ketika dikonfoemaPos Kupang.Com, Kamis (11/7/2019).

Menurut Alfons ada tiga desa yang sudah dilakukan klarifikasi yakni Desa Fulur, Maudemu dan Debululik. Hasil klarifikasi, tidak ditemukan kerugian materil tetapi lebih banyak masalah administrasi.

"Hasil klarifikasi tidak ditemukan kerugian materil hanya kesalahan administrasi. Di Desa Fulur ada pembangunan rumah, kami cek, rumahnya ada. Di Maudemu pengadaan alat semprot, kami cek alatnya ada. Ada bangun dua embung itu ada. Yang satunya ada air dan yang satu tidak ada air karena mungkin musim kemarau," jelas Kajari Alfons.

Lanjut Alfons, di Desa Debululik ada pengadaan traktor. Setelah dicek traktornya masih ada. Begitu juga dengan di Desa Lakanmau, setelah diklarifikasi tidak ada kerugian material. Semuanya masalah administrasi. Rata-rata masalah administrasi itu terjadi di bagian sosialisasi. Hal ini terjadi karena keterbatasan SDM.

• Oknum Pejabat PMD Sikka Perdayai 11 Desa di Sikka

Menurut Alfons, penanganan perkara yang dilakukan jaksa lebih fokus pada kerugian material yang dilakukan sesorang. Misalnya, pembangunan satu unit deker termuat dalam laporan dan dananya terealisasi namum secara fisik tidak ada.

Menurut Alfons, Kejari Belu dibawah pimpinannya selalu menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Hasil klarifikasi akan disampaikan kepada pelapor sehingga pelapor mendapatkan informasi yang jelas terkait kerja-kerja yang sudah dilakukan jaksa.

• Iban Medah Koordinasi Percepatan Pembangunan NTT dengan Pemkab Kupang

Kepada masyarakat dihimbau agar setiap kali menyampaikan laporan harus didukungi bukti-bukti yang kuat sehingga memudahkan dan mempercepat penanganan hukum selanjutnya. (*).

POS KUPANG

Show More

Related Articles

Close