Nah Ini Dia

Perselingkuhan Dimaafkan Asal Tidak Kencan Kembali

Home Nah Ini Dia

Perselingkuhan Dimaafkan Asal Tidak Kencan Kembali

Selasa, 18 Juni 2019 — 8:50 WIB

BERUNTUNG sekali Umar, 40, punya istri dan mertua yang penuh pengertian. Meski dia jelas-jelas mengganggu bini orang, istri dan mertua memaafkan. Begitu pula keluarga Ny. Hanifah, 35, yang dikencani Umar, juga memaafkan. Dua keluarga ini sepakat, kasus ini tak berlanjut ke polisi asal Umar dan Hanifah tidak lagi kencan bak suami istri.

Istri atau suami yang standar, pasti marahlah ketika mendengar kabar pasangannya selingkuh dengan suami atau istri orang. Kebanyakan lalu menggugat cerai, menganiaya pasangannya atau bahkan tega membunuhnya. Itu sikap orang-orang yang bersumbu pendek. Jika sumbunya panjang, berani memaafkan karena banyak pertimbangan. Jangan sampai karena emosi menjadi hancur semuanya.

Istri penuh pengertian dan pemaaf itu adalah Ny. Nurul, 37, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam, Kaltim. Meski mengetahui suaminya mengencani Ny. Hanifah yang sudah punya suami, dia tidak marah, begitu juga orangtuanya. Kelakuan Umar dimaafkan dengan berbagai pertimbangan. Maka rumahtangga Umar-Nurul pun tetap utuh, tak sampai berantakan dan anak-anak pun tak sampai tahu skandal orangtuanya.

Hanifah kenal dengan Umar baru dua bulan lalu, ketika dia numpang truk tengki BBM yang dikemudian Umar. Umar memberi izin numpang karena kakak Hanifah merupakan mandor tempat Umar bekerja. Nah di atas mobil BBM itu keduanya saling ngobrol ngalor ngidul. Mereka ketawa-ketiwi, karena keduanya kebetulan sosok yang sama-sama ramah dan mudah bergaul.

Ternyata perkenalan itu berlanjut. Meski tidak ikut numpang mobil BBM, Hanifah sering kontak-kontakan dengan Umar. Pembicaraan mulai menjurus ke hal pribadi. Akhirnya, dari sifat Hanifah yang mudah bergaul itu lama-lama mau juga digauli Umar di dalam hotel. Namanya sopir truk, dongkrak Umar memang lumayan besar, sehingga selalu siap ketika di tanjakan.

Sejak itu baik Umar maupun Hanifah sudah lupa pada pasangan masing-masing, lupa pula pada anak-anaknya. Tapi namanya barang batil, lama-lama tercium juga skandal itu. Singkat cerita, ada yang melaporkan bahwa Umar mengencani Hanifah bini orang. Tentu saja keluarga besar Umar maupun Hanifah sama-sama kagetnya. Mentang-mentang sopir truk tengki BBM, gairah syahwatnya ditumpahkan di sembarang pomp bensin.

Sebelum berita itu melebar ke mana-mana, Umar dan Hanifah disidang intern, antara keluarga Hanifah dan Umar. Untungnya baik istri maupun suami pasangan mesum itu, semua bisa memaafkan, termasuk para mertua. Mereka menyadari, jika sampai diproses polisi pastilah Umar masuk penjara dan keluarga berantakan. Begitu juga keluarga Hanifah.

Maka jalan tengahnya, skandal itu tak akan diproses, asalkan baik Umar maupun Hanifah berjanji takkan kontak-kontakan dan kelon-kelonan. Kesepakatan itu tertulis dengan meterai cukup. Dan semuanya setuju. Jika Umar-Hanifah mengulangi, tak ampun lagi akan diproses polisi.

Biar kapok, masukkan ke LP Gunung Sindur, kayak Setnov. (TK/Gunarso TS)

Tags
Show More

Related Articles

Close