Luar Negeri

Erdogan: Turki takkan mundur dari kesepakatan rudal S-400 buatan Rusia

Erdogan: Turki takkan mundur dari kesepakatan rudal S-400 buatan Rusia

Selasa, 4 Juni 2019 19:05 WIB

Gambar ini menunjukkan sistem rudal canggih S-400 buatan Rusiaa di Laut Hitam Semenanjung Krimea, Rusia. (Sputnik news agency)/)

Istanbul, Turki (ANTARA) – Turki takkan mundur dari kesepakatan rudal S-400 dengan Rusia, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa. "Ada kesepakatan. Kami memiliki tekad. Tidak terpikirkan untuk mundur dari itu (kesepakatan S-400)," kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa
Turki memutuskan pada 2017 untuk membeli sistem S-400, setelah upaya yang berlarut-larut untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS, tapi tak berhasil.
Namun, para pejabat AS telah menyarankan Turki membeli sistem rudal Patriot dan bukan sistem S-400 dari Moskow, dengan alasan sistem S-400 tidak cocok dengan sistem NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).
Turki telah menanggapi bahwa penolakan AS untuk menjual sistem Patriot kepadanya lah yang membuat Turki mencari penjual lain. Turki menambahkan bahwa Rusia menawarkan Ankara kesepakatan yang lebih baik, termasuk alih-teknologi.
"Kami dapat melakukan tindakan buat Patriot, jika ada tawaran positif seperti yang diberikan oleh Rusia," kata Erdogan, yang menambahkan sejauh ini tak ada tawaran positif dari pihak AS.
S-400 adalah sistem rudal jarak-jauh antipesawat yang paling canggih buatan Rusia dan dapat membawa tiga jenis rudal dengan kemampuan menghancurkan sasaran, termasuk rudal jelajah dan balistik.
Sistem S-400 dapat melacak dan menghadapi sampai 300 sasaran pada saat yang sama dan mencapai ketinggian 27 kilometer.
Sumber: Anadolu, Reuters
Baca juga: AS kemungkinan tangguhkan pelatihan F-35 bagi pilot Turki
Baca juga: AS – Turki bahas pertahanan rudal buatan Rusia
Baca juga: Pompeo yakin AS-Turki akan selesaikan pertikaian mengenai S-400

Arus mudik di Tol Kalikangkung terlewati, sistem 1 arah dihentikan

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

  • TAGS:
  • Erdogan
  • Sistem S-400
  • Amerika Serikat

Berita Terkait

Penurunan suku bunga angkat pasar saham Aussie berakhir lebih tinggi

4 Juni 2019 16:21

iPadOS, sistem operasi terbaru khusus iPad

4 Juni 2019 16:12

Tokoh: Caleg S harus dijadikan tersangka penyuap uang kepada Pandis

4 Juni 2019 14:59

Pengacara: Caleg S tidak berikan uang kepada Pandis

4 Juni 2019 13:53

Pengacara: Caleg S dicecar 11 pertanyaan oleh polisi

4 Juni 2019 13:35

Terduga pemberi uang anggota Pandis Japsel penuhi panggilan polisi

4 Juni 2019 12:52

Arus mudik di Tol Kalikangkung terlewati, sistem 1 arah dihentikan

4 Juni 2019 11:12

Yuan China menguat jadi 6,8822 terhadap dolar AS

4 Juni 2019 09:14

Pasar Aussie dibuka naik, terangkat saham sektor pertambangan

4 Juni 2019 08:24

Wall Street ditutup bervariasi di tengah guncangan tarif Meksiko

4 Juni 2019 07:34

ASDP sediakan 400 tiket mudik gratis ferry roro Dumai-Rupat

3 Juni 2019 22:24

Trump kunjungi Inggris

3 Juni 2019 20:40

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
Sumber: ANTARA

Show More

Related Articles

Close