Jawa

Takut Rusuh, Sopir Bus di Garut Tolak Angkut Massa Aksi People Power

GARUT, iNews.id – Sejumlah sopir dari beberapa perusahaan otobus (PO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan sikap menolak mobilisasi massa untuk melakukan aksi people power di Jakarta, sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Para sopir yang mendeklarasikan diri menolak armada busnya digunakan untuk mengangkut massa aksi ke Jakarta yakni PO Primajasa, Karunia Bakti, MGI, Hiba Utama, Hiba Putra, Pribumi Raya, Marita, Kobutri, Diana Prima, dan Intanraya Jaya.
"Alasan menolak takut rusuh, kalau di Jakarta tidak aman otomatis nanti di Garut tidak aman," kata perwakilan sejumlah PO Bus, Barna Sobarna, Selasa (21/5/2019).

BACA JUGA: Cegah Massa People Power, Polisi Razia Bus di Terminal Jombang
Barna Sobarna dari PO Karunia Bakti mengatakan, mendukung segala keputusan yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu 2019 dan berharap semua elemen masyarakat kembali bersama menerima hasil pemilu. "Saya mendukung atas hasil pemilu, hasilnya memuaskan," ucapnya.
Dia mengungkapkan, selama ini belum ada kelompok masyarakat meminta atau menyewa bus untuk mengantarkan ke Jakarta dalam rangka ikut aksi tersebut.
Jika ada pihak yang ingin menyewa bus, kata dia, secara tegas akan menolak karena khawatir menimbulkan masalah dampak dari aksi tersebut. "Kalau ada yang menyewa saya tanyakan dulu, nama pemohon siapa. Sampai hari ini tidak ada yang menyewa," katanya.
Kasatlantas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputra yang mendampingi pernyataan para sopir tersebut mengatakan, sejumlah PO di Garut itu sudah sepakat tidak akan membawa massa aksi ke Jakarta. "Mereka menolak, mereka punya komitmen tidak mendukung mobilisasi massa," kata Rizky.

Editor : Kastolani Marzuki

TAG : people power sopir bus tolak angkut massa aksi people power garut
Sumber

Show More

Related Articles

Close