Nasional

Dua Turnamen Nirgelar, Ganda Putra Harus Evaluasi

JawaPos.com – Pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi akan melakukan evaluasi kepada anak-anak didiknya setelah gagal membawa pulang gelar juara di Malaysia Terbuka 2019 dan Singapura Terbuka 2019. Meski penampilan mereka tidak mengkhawatirkan, namun tetap harus ada yang diperbaiki.

“Saya tidak terlalu khawatir sekali (setelah gagal juara di dua turnamen, Red), tapi tetap kita harus evaluasi kekalahannya dimana. Saya juga sudah minta litbangnya (penelitian dan pengembangan, Red) losing point-nya di setiap pemain di mana sih? Itu yang akan kita pelajari menjelang kejuaraan berikutnya,” kata Herry, Rabu (17/4).

Di satu sisi, Herry mengaku puas lantaran ketiga pasangan besutannya, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sudah bisa bersaing satu sama lain. Mereka bertiga kini berada di ranking top 5 dunia.

Namun, di sisi lain, Herry melihat konsistensi para pemainnya mulai turun, terutama Kevin/Marcus. Jika dalam dua tahun terakhir mereka hampir selalu bisa tampil stabil dengan menakjubkan, tahun ini mereka mulai turun.

“Contohnya seperti terlihat saat Kevin/Marcus di semifinal lawan Takeshi (Kamura)/ (Keigo) Sonoda di Singapura Terbuka 2019 itu mereka drop. Waktu itu saya tanya alasannya kepada mereka, mereka bilang karena fisik mereka habis usai bertemu Fajar/Rian di perempat final. Saya tanya habisnya di mana, mereka bilang habisnya di pikiran dan konsentrasinya,” kata Herry.

SUMBER

Show More

Related Articles

Close