Sulawesi

Gereja Katedral Berusia 856 Tahun di Kota Paris Hangus Terbakar

Notre-Dame kini jadi destinasi utama di Kota Paris. Hampir 12 juta turis asing mengunjungi situs ini

PERANCIS, TRIBUN – Kebakaran hebat menghaguskan Notre-Dame de Paris, Senin (15/4/2019) sore waktu Paris, atau Selasa (16/4/2019) dini hari waktu Indonesia.

Kantor berita Inggris, BBC melaporkan, hingga pukul 03.00 Wita, hampir semua struktur utama gereja Katolik berusia 856 tahun ini, sudah rubuh.

Sejak 2018 lalu. bagunna utama tengah direnovasi untuk pemerliharaan. Scafolding masih terlihat berdiri saat api membara dan merubuhkan menara lonceng.

Otoritas setempat masih menyelidiki pemicu kobaran api. Api dilaporkan mulai menyulut dari bagian belakang menara.

“Habis, nyaris Tak ada yang bias diselamatkan,” kata juru Bicara Katedral yang dibangun di tahun 1163 pada masa pemerintahan Raja Lois VII.

Wali Kota Paris, Anne Hidalgo menggambarkan insiden ini sebagai "api yang mengerikan".

Melalui akun twitternya, atas nama warganya, Presiden Perancis, Emmanuel Macron, menyatakan duka mendalam. “Kebakaran ini amat menyayat, sangat mengerikan,” katanya.

Bersama warga Kota Paris, dia menyaksikan dua menara Katedral setinggi 69 meter rubuh seteleh terbakar sekitar 2,5 jam.

Notre Dome de paris (1160-2019) (dok_wikipedia)

TRIBUN

Show More

Related Articles

Close