Luar Negeri

Irlandia: EU berpeluang tawarkan penundaan 21 bulan Brexit

Irlandia: EU berpeluang tawarkan penundaan 21 bulan Brexit

Kamis, 14 Maret 2019 21:54 WIB

Anti-Brexit demonstrators protest outside the Houses of Parliament, in Westminster, London, Britain, February 14, 2019. REUTERS/Henry Nicholls (REUTERS/HENRY NICHOLLS)

Dublin (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney mengatakan pada Kamis, Uni Eropa (EU) kemungkinan akan menawarkan pada Inggris untuk melakukan penundaan keluar dari blok hingga 21 bulan.
Ia menilai penundaan itu mungkin akan bisa mengarah pada "pemikiran ulang yang mendasar" akan kebijakan Inggris mengenai persoalan tersebut.
"Bila Anda memiliki perpanjangan yang lama akan artikel 50, yang terbuka untuk perdebatan yang lebih luas akan pendekatan menyeluruh yang diambil oleh Inggris untuk melakukan Brexit. Mungkin ini akan menjadi fasilitas untuk pemikiran ulang yang mendasar. Walau bisa juga tidak, kami belum tahu," kata Coveney dalam wawancara dengan radio RTE
"Apabila ada perpanjangan, misalnya 21 bulan hingga akhir 2020, periode apa pun, Inggris akan memiliki hak resmi untuk memiliki perwakilan di Parlemen Eropa," dan ikut ambil bagian dalam pemilihan EU.
Sumber: Reuters
Baca juga: Uni Eropa harap Majelis Rendah dukung kesepakatan Brexit
Baca juga: Benedict Cumberbatch bintangi drama thriller tentang Brexit

Penerjemah: Maria Dian A
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

  • TAGS:
  • brexit
  • irlandia
  • EU

Berita Terkait

Buku baru: mantan pemimpin Taliban hidup di depan mata AS

14 Maret 2019 22:33

Irlandia: EU berpeluang tawarkan penundaan 21 bulan Brexit

14 Maret 2019 21:54

IKFA diharapkan berikan pelatihan kewirausahaan kepada buruh migran

14 Maret 2019 21:14

150 pemukim Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

14 Maret 2019 21:04

Dua dubes lantik pengurus baru Perkumpulan Persahabatan Indonesia-Korea

14 Maret 2019 20:58

IKFA diharapkan perkuat hubungan Indonesia-Korea Selatan

14 Maret 2019 20:47

Rombongan Taliban diserang pasukan AU Afghanistan

14 Maret 2019 20:43

PLO: laporan HAM AS dimaksudkan untuk membersihkan pendudukan Israel

14 Maret 2019 20:37

Indonesia bantu Malaysia ungkap kasus dua WNI dimutilasi di Selangor

14 Maret 2019 17:56

Malaysia Tutup Ratusan Sekolah

14 Maret 2019 17:15

Brazil hentikan operasi Boeing 737 MAX 8

14 Maret 2019 17:06

Seorang pelajar Indonesia dibebaskan dari penyanderaan di Yaman

14 Maret 2019 16:45

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
Sumber: ANTARA

Show More

Related Articles

Close