Luar Negeri

150 pemukim Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

150 pemukim Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Kamis, 14 Maret 2019 21:04 WIB

Seorang pemukim Yahudi melaksanakan ibadah pagi sebelum beberapa mulai pindah dari daerah Ulpana pemukiman Beit El dekat kota Tepi Barat, Ramallah, Selasa (26/6). Pemukim mulai pindah dari apartemen mereka yang menurut Mahkamah Agung Israel dibangun secara ilegal diatas tanah milik warga Palestina, usai mencapai kesepakatan dengan pemerintah untuk pindah secara damai. (REUTERS/Baz Ratner)

Al-Quds (ANTARA) – Sebanyak 150 pemukim Yahudi pada Kamis masuk secara paksa ke dalam Kompleks Masjid Al-Aqsha, yang sering menjadi tempat bentrokan di Al-Quds (Jerusalem) Timur, yang diduduki Israel, kata seorang pejabat Palestina.
"Sebanyak 150 pemukim Yahudi –yang didukung oleh sedikitnya 30 polisi– telah masuk secara paksa ke dalam kompleks masjid tersebut sejak pagi," kata Firas Ad-Dibs, Juru Bicara Lembaga Waqaf Agama di Al-Quds –lembaga Jordania yang bertugas mengawasi tempat suci Muslim dan Kristen di kota tersebut– kepada Kantor Berita Turki, Anadolu.
Setelah memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha melalui Gerbang Al-Mugharbah, pemukim Yahudi itu terus melakukan perjalanan di kompleks tersebut, kata Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. Mereka berjalan di halaman Masjid Kubbah Shakhrah (Dome of the Rock) dan Al-Qibali, kata pejabat itu.
Menurut Ad-Dibs, sejumlah pemukim Yahudi berusaha melakukan upacara agama Yahudi sebelum meninggalkan tempat tersebut melalui Gerbang As-Silsila,
Peningkatan ketegangan belakangan ini terjadi sehari setelah pemerintah Israel untuk sementara menutup Kompleks Masjid Al-Aqsha buat orang Palestina yang ingin beribadah, sehingga makin meningkatkan ketegangan di tempat suci tersebut –yang menjadi tempat bentrokan.
Ketegangan meningkat terus di Al-Quds sejak Februari, ketika polisi Israel menutup sebentar Gerbang Ar-Rahmah (Golden Gate), sehingga memicu kemarahan rakyat Palestina.
Dalam beberapa pekan sesudahnya, pemerintah Israel telah melarang banyak orang Palestina –termasuk tokoh agama– memasuki Masjid Al-Aqsha, tempat suci ketiga umat Muslim setelah Mekkah dan Madinah.
Israel menduduki Al-Quds Timur, tempat Masjid Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel kemudian mencaplok seluruh kota itu pada 1980, dalam tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Pemukim Yahudi cabuti anak pohon Zaitun-Almond di dekat Nablus
Baca juga: Palestina kutuk serangan oleh pemukim Yahudi

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

  • TAGS:
  • Pemukim Yahudi
  • Masjid Al-Aqsha
  • Palestina

Berita Terkait

IKFA diharapkan berikan pelatihan kewirausahaan kepada buruh migran

1 menit lalu

150 pemukim Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

10 menit lalu

Dua dubes lantik pengurus baru Perkumpulan Persahabatan Indonesia-Korea

16 menit lalu

IKFA diharapkan perkuat hubungan Indonesia-Korea Selatan

28 menit lalu

Rombongan Taliban diserang pasukan AU Afghanistan

14 Maret 2019 20:43

PLO: laporan HAM AS dimaksudkan untuk membersihkan pendudukan Israel

14 Maret 2019 20:37

Indonesia bantu Malaysia ungkap kasus dua WNI dimutilasi di Selangor

14 Maret 2019 17:56

Malaysia Tutup Ratusan Sekolah

14 Maret 2019 17:15

Brazil hentikan operasi Boeing 737 MAX 8

14 Maret 2019 17:06

Seorang pelajar Indonesia dibebaskan dari penyanderaan di Yaman

14 Maret 2019 16:45

Malaysia tolak permintaan Vietnam atas pembebasan Doan Thi Huong

14 Maret 2019 16:34

Trump perintahkan penghentian operasi Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9

14 Maret 2019 16:32

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
Sumber: ANTARA

Show More

Related Articles

Close