Luar Negeri

Pemrotes lempari Kedubes Iran di Belanda dengan batu

Pemrotes lempari Kedubes Iran di Belanda dengan batu

Jumat, 11 Januari 2019 13:06 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengangkat tangannya saat ia berbicara di Iran, Selasa (9/1/2018). (Leader.ir/Handout via REUTERS)

Den Haag, 11/1 (ANTARA News) – Sekelompok orang yang berdemonstrasi untuk menentang pembunuhan dua pembangkang Iran di Belanda menyerang Kedutaan Besar Iran di Den Haag pada Rabu larut malam (9/1) dan ditangkap karena mengganggu ketenangan masyarakat, kata media Belanda.
Protes tersebut dikabarkan dimulai secara damai tapi belakangan berubah rusuh.
Beberapa pemrotes dilaporkan melemparkan batu dan benda-benda lain ke gedung kedutaan besar itu dan berusaha memasukinya dengan cara memanjat pagar kompleks tersebut.
Polisi menangkap empat tersangka, termasuk putra Ahmad Mola Nissi –seorang pemimpin kelompok separatis Gerakan Perjuangan Arab bagi Pembebasan Ahwaz (ASMLA), yang dipandang sebagai organisasi teroris oleh Teheran, kata Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Nissi (52) ditembak hingga tewas di depan pintu kediamannya di Den Haag pada November 2017.
Pembangkang lain, Ali Motamed, tewas dalam peristiwa serupa di luar rumahnya di Amsterdam pada Desember 2015. Iran menyatakan Motamed bertanggung jawab atas serangan bom di Teheran pada 1981, yang menewaskan lebih dari 70 orang.
Demonstrasi itu dilancarkan setelah Pemerintah Belanda pada Selasa (8/1) menuduh Iran menyewa gerombolan penjahat untuk membunuh kedua orang tersebut dan setelah Uni Eropa menjatuhkan sanksi atas Teheran atas apa yang dikatakannya sebagai "kegiatan luas perencanaan pembunuhan di seluruh Eropa".
ASMLA –kelompok pembangkang nasional Arab– bertujuan mendirikan negara terpisah di Provinsi Khuzestan, yang kaya akan minyak di bagian barat-daya Iran.
Baca juga: Iran panggil Dubes Prancis soal pertemuan pembangkang di Paris
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta: Antara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

  • TAGS:
  • Protes
  • pembunuhan pembangkang
  • Kedutaan Besar Iran

Berita Terkait

Indonesia raih penghargaan "The Best Destination" di Belanda

10 Januari 2019 23:07

Protes rompi kuning berlanjut dalam upaya mengakhiri pemerintah Prancis

5 Januari 2019 20:05

Polisi dalami keterkaitan Steve Emmanuel dengan sindikat narkoba internasional

27 Desember 2018 21:13

Protes terkait kesulitan ekonomi kembali meletus di Sudan

26 Desember 2018 08:12

Belanda khawatirkan rencana AS tarik pasukan dari Suriah, Afghanistan

22 Desember 2018 08:15

Kerusuhan "rompi kuning" di Paris rugikan negara tiga juta euro

4 Desember 2018 09:30

Gol-gol telat amankan tiket Belanda ke putaran final Nations League

20 November 2018 05:54

Belanda tundukkan Prancis 2-0 di Nations League

17 November 2018 06:30

Mantan PM Belanda Wim Kok wafat dalam usia 80 tahun

21 Oktober 2018 19:59

Pentagon mengaku danai program perburuan UFO

17 Januari 2008 22:21

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
Sumber: ANTARA

Show More

Related Articles

Close