Nah Ini Dia

Suami Ikut Dimas Kanjeng Terpaksa Memasukkan PIL

Home Nah Ini Dia

Suami Ikut Dimas Kanjeng Terpaksa Memasukkan PIL

Kamis, 10 Januari 2019 — 7:10 WIB

KASIHAN nasib Ny. Sumirah, 28, dari Grobogan (Jateng) ini. Suami minggat gara-gara jadi pengikut Dimas Kanjeng, sedangkan dia juga butuh jaminan perut dan yang di bawah perut. Tapi sial, saat bawa PIL ke rumah, digerebek warga. Hampir saja keduanya dipermak, tapi karena kasihan, cukup diserahkan ke polisi.

Buat kalangan pedesaan, jabatan kades masih termasuk bergengsi. Apa lagi sekarang masa jabatannya bisa tiga periode, mengalahkan presiden yang hanya dua masa jabatan. Tambah makmur lagi, kades setiap tahun dapat dana pemerintah minimal Rp 750 juta. Tapi ingat, Dana Desa untuk rakyat, bukan diri sendiri dan kepentingan pribadi.

Rupanya Kades Jenengan Kecamatan Klambu, tak merasa puas jadi kades. Dengan penghasilan dari bengkok sawah, Darmadi, 35, merasa belum bisa terpenuhi kebutuhan sosial ekonominya. Masak jadi kades hanya naik sepeda motor. Padahal kades lain desa sudah bermobil.

Ketika mendengar kabar Dimas Kanjeng di Probolinggo bisa menggandakan uang, dia tertarik berat. Dia mengajak sejumlah warganya, untuk berinvestasi menggandakan uang. Ternyata banyak yang tertarik. Terbukti ada yang setor Rp 15 juta sampai Rp 60 juta. Nah, dengan dana ratusan juta itulah Darmadi langsung menuju ke Probolinggo.

Tapi ternyata sejak itu Darmadi tak pernah kembali, lebih-lebih Dimas Kanjeng sendiri kini jadi urusan yang berwajib. Putus asa rasanya Ny. Sumirah menunggu suami pulang, tapi tak pernah ada informasi sepotong pun, di mana keberadaan suami.

Warga yang dirugikan mendesak supaya Darmadi dipecat dan sekarang Kades Jenengan memang sudah berganti. Tapi suami Sumirah apa juga ganti? Ya inilah masalahnya. Sejak suami menghilang, Sumirah benar-benar kesepian. Dan kini kesepian itu menjadi multidimensi. Ya kebutuhan perut, ya kebutuhan di bawah perut.

Kebetulan dia ketemu kenalan lama saat remaja, yang diketahuinya Samijan, 30, ini juga pernah menaksir dirinya. Dalam kondisi begini, apa salahnya menjalin CLBK alias Cinta Lama Belum Kelar? Lebih-lebih Samijan ini kelihatannya juga cukup mapan. Maka ketika diajak ke hotel daerah Kudus, ya oka-oke saja.

Sejak itu Sumirah sudah tercukupi kebutuhannya, ya perut ya yang di bawah perut. Cuma jika kencan di hotel terus banyak pengeluaran, kini mulai memberanikan diri di rumah sendiri. Tapi sial, baru sekali dua kali membawa PIL ke rumah, eh….digerebek warga. Hampir saja keduanya dipermak, tapi karena kasihan, keduanya cukup diserahkan ke Polsek Klambu.

Sebelumnya, Sumirah telah menyerahkan segalanya. (Gunarso TS)

Tags
Show More

Related Articles

Close