Sumatera

Pentingnya Kedatangan Jokowi ke Palembang, Bekali Caleg dan TKD Menjawab Isu Black Campaign

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Lukman Edy menegaskan pentingnya kedatangan Joko Widodo, Calon Presiden RI ke Sumsel dan digelarnya pembekalan terhadap Caleg partai pengusung untuk menjawab isu black campaign (Kampanye hitam) selama ini.

"Malam ini kami akan menyampaikan rencana kedatangan Bapak Presiden Joko Widodo, Calon Presiden RI ke Sumsel pada hari Sabtu (24/11). Caleg dan Relawan akan diberikan pembekalan dari TKN. Isinya sosialisasi visi misi dan narasi positif. Kita ingin 5 bulan ke depan mengedukasi masyarakat bukan kontra produktif yang mewarnai peta politik nasional.Progres pembangunan selama 4 tahun kerja Pak Jokowi seperti apa. Soal kemiskinan, pengangguran. Apa yang disampaikan Prabowo dan Jubirnya kebohongan dan hoax. Harus dijawab dengan fakta kebenaran dengan lengkap data. Dengan pengetahuan Jubir Jokowi Ma'ruf mendapatkan informasi yang lengkap selama 4 tahun ini. Menjawab isu black campaign," ungkap Lukman Edy didampingi Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Sumsel Giri Ramanda N Kiemas, Bendahara Alvin Kennedy, Ketua DPD Hanura Sumsel Hendri Zainuddin, dan Bendahara DPD PDIP Sumsel Yudha Rinaldi memberikan keterangan pers di Sekretariat TKD Sumsel, Kamis (22/11/2018).

Pengukuhan TKD Provinsi Sumsel dan Pembekalan berlangsung di Sultan Convention Centre Jl Sultan Mansyur No 7 Bukit Lama Palembang, Minggu (25/11/2018) pukul 08.00.

Dijelaskan Lukman Edy, nantinya akan dilaksanakan Raker antara Caleg-caleg Partai Koalisi, TKD Provinsi dan TKD Kabupaten Kota se Sumsel dengan TKN.

"Pak Jokowi memberi semangat dengan Caleg dan TKD Koalisi," jelasnya.

Baca: Marak Aksi Begal di Pagaralam, Polres Pagaralam Himbau Masyarakat Waspadai Kawasan Ini

Baca: Tips Mudah Membuat Pempek Lemak dan Gurih Khas Palembang, Begini Proses Rahasianya

Terkait menjawab isu black campaign, Lukman Edy mencontohkan seperti masih ada yang terpapar Jokowi seorang PKI.

"Alibinya saja sudah gak bener. Foto Pidato Aidit di situ dibikin ada Pak Jokowi berdiri. Padahal (aslinya) waktu itu Pak Jokowi masih balita. Lalu isu Pak Jokowi melakukan kriminalisasi ulama. Ulama mana? Kami ingin menyampaikan progres Pak Jokowi membantu umat. Ponpes. Bank Wakaf difasilitasi pemerintah. Rusunawa Ponpes agar mendapat asrama yang layak. Dan bagaimana Pak Jokowi menggandeng ulama besar, Ketua MUI Pak Kiai Ma'ruf Amin," bebernya.

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf ini juga akan melatih Caleg bagaimana mengelola Sosmed secara sistematis. Memanfaatkan Sosmed, mainstream mengisi kampanye positif.

"Mendorong door to door campaign, kampanye dari rumah ke rumah. Agenda Pak Jokowi di Palembang akan bertemu dengan habaib, kiai di rumah ayahanda Kemas H Halim. Agar masyarakat yang terpapar dengan berita hoax bisa clear. Masih ada agenda lain yang tidak bisa saya sampaikan. Beliau juga suka mendadak ke pasar, ke mall, ke pasar. Foto selfie. Hanya beliau dan Tuhan yang tahu mau kemana beliau di sela waktu kosong," pungkasnya.

Sementara Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Sumsel Giri Ramanda N Kiemas menambahkan, kegiatan ini nantinya akan diikuti sekitar 2.600 peserta.

"Total yang diundang sekitar 2.600 orang. 2000 caleg dan TKD. Sisanya relawan. Memang kalau dihitung tidak seluruh Caleg yang hadir. 1.800 Caleg yang teregister yang bisa hadir mendapat pembekalan dari Pak Jokowi langsung," kata Giri. (Abdul Hafiz)

Sumber

Show More

Related Articles

Close