Nasional

Polisi: Ratna Sarumpaet korban penipuan uang raja

Polisi: Ratna Sarumpaet korban penipuan uang raja

Selasa, 13 November 2018 00:43 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kanan) menunjukkan berkas perkara milik tersangka penyebar berita bohong Ratna Sarumpaet, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/11/2018). Polda Metro Jaya melimpahkan berkas tahap pertama milik tersangka penyebar berita bohong Ratna Sarumpaet yang di dalamnya terdapat 32 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta lampiran 63 barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

Jakarta (ANTARA News) – Pihak Polda Metro Jaya menyebutkan aktivis Ratna Sarumpaet menjadi korban komplotan penipuan sebesar Rp50 juta bermoduskan keberadaan uang simpanan raja senilai Rp23 triliun pada bank di Singapura dan Bank Dunia.
"Ibu Ratna pernah transfer uang sekitar Rp50 juta kepada pelaku agar uang raja Rp23 triliun itu bisa cair," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin.
Argo mengatakan penyidik Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan bermoduskan penawaran uang raja senilai Rp23 triliun itu berdasarkan laporan dari pihak korban lain.
Sejauh ini, Ratna Sarumpaet yang menjadi tersangka ujaran kebohongan aksi penganiayaan itu belum melaporkan penipuan yang dilakukan komplotan DS cs.
Argo menjelaskan kronologis kejadian berawal saat polisi memeriksa Ratna yang menyebut dua nama DS dan RM terkait ujaran kebohongan pengeroyokan.
Penyidik menerima pengakuan Ratna pernah bertemu DS untuk menceritakan soal pengeroyokan di salah satu hotel kawasan Kemayoran Jakarta Pusat.
Saat itu, DS mengaku kepada Ratna mengenai keberadaan dana uang raja senilai Rp23 triliun yang disimpan pada sejumlah bank di luar negeri dan Bank Dunia.
Dari informasi itu, penyidik kepolisian mendalami identitas DS yang ternyata diduga terlibat penipuan terhadap korban TNA senilai Rp1 miliar.
Selanjutnya, polisi menangkap empat tersangka yakni HR (39), DS (55), AS (58), dan RM (52), sedangkan seorang pelaku lainnya masih buron berinisial TT.
Selain meringkus pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti berupa lembaran foto bukti pemindahbukuan antarrekening, dan satu buah tanda kewenangan Interpol Special Notice.
Barang bukti lainnya satu buah tanda kewenangan Badan Intelijen Negara, satu buah tanda kewenangan Istana Kepresidenan, KTP palsu, laptop, satu bundel keputusan presidium Wantimpres 2011, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama empat tahun.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

  • TAGS:
  • ratna Sarumpaet
  • korban penipuan
  • uang raja

Berita Terkait

Polda Metro Jaya ungkap penipuan senilai Rp23 triliun

Polda Metro Jaya ungkap penipuan senilai Rp23 triliun

12 November 2018 19:09

8.090 kendaraan terjaring Operasi Zebra Jaya 2018

8.090 kendaraan terjaring Operasi Zebra Jaya 2018

11 November 2018 10:18

Kejati DKI terima berkas perkara Ratna Sarumpaet

Kejati DKI terima berkas perkara Ratna Sarumpaet

8 November 2018 19:05

Polda siap amankan konser "Guns n Roses"

Polda siap amankan konser "Guns n Roses"

8 November 2018 14:58

Polda Metro limpahkan berkas kasus Ratna Sarumpaet

Polda Metro limpahkan berkas kasus Ratna Sarumpaet

8 November 2018 14:01

Polda Metro benahi kendala tilang elektronik

Polda Metro benahi kendala tilang elektronik

7 November 2018 20:08

Survei nyatakan tindakan Ratna Sarumpaet itu skenario politik

Survei nyatakan tindakan Ratna Sarumpaet itu skenario politik

5 November 2018 14:10

Berkas Augie segera dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Augie segera dilimpahkan ke Kejaksaan

1 November 2018 21:21

Lebih 12.000 polisi akan amankan Aksi Bela Tauhid

Lebih 12.000 polisi akan amankan Aksi Bela Tauhid

1 November 2018 16:25

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup

Show More

Berita Terkait

Close