Luar Negeri

Taliban bunuh sedikitnya 10 polisi di Afghanistan Tengah

Taliban bunuh sedikitnya 10 polisi di Afghanistan Tengah

Senin, 8 Oktober 2018 00:06 WIB

Seorang Tentara Nasional Afghanistan berjaga di pos pemeriksaan di Provinsi Logar, Afghanistan, Selasa (16/2). Penasehat NATO menginginkan tentara Afghanistan mengurangi waktu untuk melayani pos pemeriksaan dan lebih terlibat memerangi militan Taliban, pergeseran kunci taktis dari koalisi diharapkan akan memungkinkan pasukan lokal mengatasi pemberontakan yang semakin meningkat. Foto diambil pada 16 Februari 2016. ( ANTARA FOTO//cfo/16)

Kabul (ANTARA News) – Pejuang Taliban menewaskan sedikitnya 10 personel polisi dalam satu bentrokan bersenjata di Provinsi Wardak, Afghanistan Tengah, kata pejabat, Minggu.
Pertempuran memperebutkan jalan raya penting itu terjadi sehari sesudah pejuang Taliban meledakkan jembatan.
Taliban membakar gedung pemerintah di Kabupaten Sayeed Abad, Wardak, dan membunuh kepala kepolisiannya bersama dengan sembilan orang polisi lain pada Sabtu malam, kata pejabat tinggi polisi.
Serangan berulang di propinsi penting secara strategis, seperti, Wardak dan Ghazni di dekatnya, itu menunjukkan kekuatan Taliban, menggarisbawahi betapa masih rawan keamanan di Afghanistan dua pekan sebelum pemilihan anggota parlemen di seluruh negeri itu, demikian Reuters melaporkan.
Baca juga: Taliban tolak gencatan senjata pemerintah, culik hampir 200 penumpang bus
Abdul Rahman Mangal, juru bicara kantor gubernur Wardak, menyatakan Taliban menggerebek beberapa rumah warga sesudah menewaskan 10 polisi, menghancurkan pos pemeriksaan baru dibangun, dan memutuskan listrik ke beberapa bagian kota tersebut.
Pasukan pemerintah menyerang balik untuk mencegah pemberontak mendekati kota tersebut, kata Mangal.
Pernyataan juru bicara utama Taliban, Zabihullah Mujahid, menyatakan gerilyawan itu merebut pusat Sayeed Abad dan semua pos pemeriksaan keamanan di sekitarnya, menewaskan banyak anggota pasukan keamanan dan merebut senjata, peluru dan kendaraan.
Mohammad Arif Noori, juru bicara gubernur Ghazni, menyatakan satu tentara tewas pejuang Taliban ketika mencoba merebut bagian propinsi itu hampir dua bulan sesudah dipukul mundur dari kota itu pasukan Afghanistan yang didukung Amerika Serikat.
Taliban menyerang Ghazni yang secara strategis penting karena dilewati jalan raya utama yang menghubungkan Kabul dengan Afganistan selatan, pada Agustus. Itu gerakan terbesar Taliban sejak merebut kota utara Kunduz pada 2015.
Pertempuran itu menewaskan 150 anggota pasukan keamanan Afghanistan dan 95 warga, serta ratusan petempur Taliban.
Editor: Boyke Soekapdjo/Rahmad Nasution

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

  • TAGS:
  • Afghanistan
  • Taliban

Berita Terkait

Mantan Menlu Afghanistan: strategi AS di Afghanistan telah gagal

Mantan Menlu Afghanistan: strategi AS di Afghanistan telah gagal

8 Oktober 2018 00:25

Serangan udara tewaskan empat, lukai delapan dalam iringan perkawinan Afghanistan

Serangan udara tewaskan empat, lukai delapan dalam iringan perkawinan Afghanistan

6 Oktober 2018 11:29

Presiden terima kunjungan Kepala Eksekutif Afghanistan bahas hubungan bilateral

Presiden terima kunjungan Kepala Eksekutif Afghanistan bahas hubungan bilateral

4 Oktober 2018 11:43

Anggota penting Taliban termasuk 20 yang tewas di Afghanistan utara

Anggota penting Taliban termasuk 20 yang tewas di Afghanistan utara

28 September 2018 22:48

Syiah peringati Asyura di tengah keamanan ketat

Syiah peringati Asyura di tengah keamanan ketat

20 September 2018 23:04

Serangan pasukan Afghanistan tewaskan 25 anggota Taliban

Serangan pasukan Afghanistan tewaskan 25 anggota Taliban

14 September 2018 17:47

DirjenICRC: tak ada tempat aman di Afghanistan

DirjenICRC: tak ada tempat aman di Afghanistan

7 September 2018 19:46

25 tewas akibat ledakan di tempat olah raga di Kabul

25 tewas akibat ledakan di tempat olah raga di Kabul

6 September 2018 21:42

Taliban: pendiri jejaring militan Haqqani Afghanistan wafat

Taliban: pendiri jejaring militan Haqqani Afghanistan wafat

5 September 2018 07:07

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
Sumber: ANTARA

Baca Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button